200 Wali Kota Se-ASEAN Berkumpul di Makassar, Bahas Apa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah remaja memadati kawasan anjungan pantai losari usai shalat subuh, hal ini biasanya dilakukan muda mudi dengan meramaikan kota untuk menikmati fajar usai subuh pada pagi hari. Makassar, 21 Juni 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    Sejumlah remaja memadati kawasan anjungan pantai losari usai shalat subuh, hal ini biasanya dilakukan muda mudi dengan meramaikan kota untuk menikmati fajar usai subuh pada pagi hari. Makassar, 21 Juni 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Makassar - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, sebanyak 200 wali kota di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN akan hadir pada ASEAN Mayor Forum 2015. Selain itu akan hadir pula 10 duta besar, 100 pengusaha internasional.

    “Semua gubernur dan wali kota atau bupati di Indonesia juga sudah kami undang,” kata Danny saat rapat pemantapan AMF 2015 di rumah jabatan Wali Kota Makassar, Minggu, 23 Agustus 2015.

    Para Wali Kota ASEAN diagendakan membahas permasalahan kota dan tantangan yang akan dihadapi kota di masa datang. “Kami juga akan berbagi solusi atas setiap masalah yang disampaikan,” kata Danny.

    Menurut Danny, kesempatan ini juga harus dimanfaatkan oleh pengusaha di Sulawesi Selatan untuk memperkenalkan potensi dan peluang kerja sama antara pengusaha lokal dan pengusaha asing. “Kami sudah siapkan panggungnya,” kata Danny.

    Untuk mensukseskan acara ini, panitia telah menyiapkan fasilitas bagi tamu. Seperti memesan ratusan kamar hotel berbintang, membersihkan pantai losari yang akan menjadi pusat kegiatan, dan mengajak semua pihak di luar pemerintah untuk ikut berpartisipasi. "Kita perlu memanfaatkan momentum ini, bahwa Makassar sangat siap pada event internasional,” kata Danny.

    Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan Zulkarnain Arief mengatakan, pengusaha Sulawesi Selatan siap ikut mensukseskan AMF 2015. “Kami akan memberikan ruang bagi pengusaha di kawasan ASEAN untuk ikut terlibat dalam investasi di Sulawesi Selatan,” kata Zulkarnain.

    Menurut Zulkarnain, di Sulawesi Selatan ada banyak potensi usaha yang bisa dikerjasamakan. Misalnya usaha pertambangan, usaha pertanian, perkebunan, perikanan, dan usaha jasa serta perdagangan. “Kami siap membantu investor yang berani menanamkan investasinya di Sulawesi Selatan,” katanya.

    Asean Mayor Forum (AMF) atau pertemuan wali kota se-Asia Tenggara digelar 8-10 September mendatang di Kota Makassar. Pusat kegiatan akan dihelat di Pantai Losari dan beberapa hotel.

    Pertemuan bergengsi ini merupakan kali kedua digelar di Indonesia. Setelah pada 2011 digelar di Kota Surabaya Jawa Timur. Adapun rangkaian kegiatan pada AMF, di antaranya Makassar Investment Forum, Makassar Global Expo, dan Asean Community Week. “Kemungkinan akan ada 2 ribu tamu asing yang akan hadir,” kata Asisten III Kota Makassar, Burhanuddin.

    MUHAMMAD YUNUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?