Heboh Nama Tuhan, Pria Ini Mendadak Terkenal dan Diburu Media

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi fotografer. Graciebarra.com

    Ilustrasi fotografer. Graciebarra.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ayah beranak dua itu barangkali tak pernah menyangka akan terkenal. Hanya karena bernama "Tuhan", ia mendadak diburu awak media dalam sepekan terakhir. Wajahnya pun terus bermunculan di televisi, media cetak, dan media online.

    (Baca: Tuhan dan Keluarganya Sempat Ketakutan Diburu Wartawan)

    Tuhan mengingat sepekan lalu, saat dia baru saja pulang kerja. Beberapa kerabat datang dan mengabarkan ada wartawan yang mencarinya. Saat wartawan datang, Tuhan memang sedang bekerja di desa tetangga, menyelesaikan pesanan pintu dan daun jendela kayu. “Saudara saya tanya, saya ada kasus apa kok sampai dicari-cari wartawan,” kata Tuhan di rumahnya, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Sabtu, 22 Agustus 2015.

    Berita Menarik
    Heboh Rumah Tak Mempan Dirobohkan, Ahok: Saya Ada Mantra
    Sengit, Giliran Ahok Tantang Rizal: Bongkar Saja Rumah Saya!

    Tuhan termasuk keluarga besarnya sempat ketakutan. Keesokan harinya, sejumlah wartawan kembali mendatangi rumahnya. Tuhan pun tak menyangka, ternyata para pemburu berita itu penasaran mengapa namanya cukup unik.

    Berita Terbaru

    Siswa SD Ini Berani Tolak Mentah-mentah Sepeda Hadiah Jokowi
    Calon Dokter Usia 14 Tahun di UGM: Dia Bisa Gagal Jika...

    Asal-muasal hebohnya nama Tuhan ini bermula dari media sosial Facebook. Sepekan lalu salah seorang netizen mengunggah KTP Tuhan dengan tambahan kalimat yang mengundang tawa sekaligus penasaran: “Teori Januari Christi terbantah...Tuhan ada di Banyuwangi!!”

    Postingan itu akhirnya memang ramai di media sosial. Meski begitu suami Husnul Khotimah ini tak tahu persis mengapa baru kali ini namanya menyita perhatian khalayak. Siapa yang memotret KTP dan mengunggahnya di Facebook juga tak ia kenal. Dunia Tuhan memang tak akrab dengan Internet.

    IKA NINGTYAS

    Baca Juga

    Kisah Sultan: Bertemu Roro Kidul di Parangkusumo? (4)
    Ini Dia Partikel Hantu: Bisa Menyelinap, Melesat Cepat...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.