Jokowi: Infrastruktur Perbatasan Kelar Dua Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoibabang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    Perbatasan Indonesia-Malaysia di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoibabang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    TEMPO.CO, Pontianak - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan infrastruktur kawasan perbatasan di Kalimantan Barat akan selesai dalam waktu dua tahun.

    Progres pembangunan kawasan perbatasan tersebut sudah terlihat nyata. "Silakan saja datang ke Entikong (perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia) bagaimana pembangunan di sana. Sudah dimulai belum," ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan, Minggu, 23 Agustus 2015.

    Jokowi menambahkan, progres pembangunan infrastruktur di perbatasan Kalimantan Barat sangat besar. "Untuk jalan sisa 700 kilometer lagi yang harus diselesaikan. Dalam dua tahun ini (diselesaikan)," kata Jokowi.

    Saat ini, di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, tengah dibangun infrastruktur jalan selebar 20 meter. Pembangunan kawasan perbatasan juga meliputi Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong, yang berstandar internasional.

    Kecamatan Entikong yang disebut-sebut sebagai titik awal pembangunan perbatasan Indonesia, berjarak sepuluh jam perjalanan dari Kota Pontianak. Entikong adalah kecamatan yang menghubungkan Indonesia dengan Distrik Tebedu, negara bagian Sarawak, Malaysia. Jaraknya 314 kilometer, tapi terdapat beberapa bagian ruas jalan yang rusak berat.

    ASEANTY PAHLEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.