Siswa SD Ini Berani Tolak Mentah-mentah Sepeda Hadiah Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Dalam kunjungannya Jokowi membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Dalam kunjungannya Jokowi membagikan Kartu Asistensi Penyandang Disabilitas, Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Pontianak – Salah seorang siswa sekolah dasar (SD) di Pontianak bernama Ivan, yang berhasil memenangkan hadiah kuis dari Presiden Joko Widodo, menolak mentah-mentah hadiahnya. Ivan emoh menerima hadiah dari Jokowi karena sepeda tersebut berwarna merah muda.

    “Lho, dikasih hadiah sepeda kok nggak mau, dibilang sepeda bencong. Masak gara-gara sepeda cewek dibilang sepeda bencong," ujar Jokowi, di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 22 Agustus 2015.

    Baca juga:
    Sengit, Giliran Ahok Tantang Rizal: Bongkar Saja Rumah Saya! 
    Ribut dengan Kalla, Ini Dua Kemungkinan Nasib Rizal Ramli

    Kontan saja hal ini mengundang tawa khalayak yang hadir dalam kegiatan pembagian kartu program perlindungan sosial tersebut. Jokowi tak marah dengan tolakan bocah SD tersebut. Bahkan, dia mengganti hadiah kuis yang tadinya sepeda berwarna merah muda, dengan sepeda gunung. “Itu bentuk ketegasan dari seorang anak,” ujarnya, seraya masih menahan tawa. (Lihat Video Usia 14 Tahun Aldo Sudah Menjadi Mahasiswa Kedokteran )

    Kehadiran Jokowi di Pontianak dalam rangka pembagian kartu perlindungan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan Kartu Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat (KASPDB).

    Jokowi mengatakan, dana program perlindungan sosial ini dari dana pengalihan subsidi BBM di Indonesia. Kepada para anak-anak penerima KIP, dia berpesan kartu ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Bisa diambil Rp 50 ribu dulu, Rp 100 ribu dulu juga boleh, atau diambil sekaligus Rp 600 ribu juga boleh. Tapi ingat, jangan digunakan untuk beli pulsa," pesannya. (Lihat Video Animator Indonesia yang Mendunia)

    Baca juga:

    Calon Dokter Usia 14 Tahun di UGM: Dia Bisa Gagal Jika...
    Ini Dia Partikel Hantu: Bisa Menyelinap, Melesat Cepat

    Sedangkan KIP, masing-masing pemegang kartu tersebut akan diberikan sesuai dengan tingkat pendidikannya. Untuk tingkat SD diberikan bantuan setiap bulannya senilai Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, dan SMA sebesar Rp 1 juta. "Gunakan kartu itu untuk membeli seragam sekolah, buku, sepatu, dan keperluan sekolah lainnya," imbuh Jokowi. Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menyerahkan Kartu Asistensi Sosial Orang dengan Kecacatan Berat kepada 104 orang. (Lihat Video Warsito Penemu Mesin Pemindai Kanker Dapat Habibie Award)

    ASEANTY PAHLEVI

    Baca juga:
    Heboh Rumah Tak Mempan Dirobohkan, Ahok: Saya Ada Mantra
    Ribut dengan Kalla, Ini Dua Kemungkinan Nasib Rizal Ramli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.