Supaya Tak Tersesat, Jemaah Haji Bisa Gunakan Aplikasi Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah haji berbondong-bondong melintasi jembatan untuk melakukan lempar jumroh pada hari terakhir di Mina, dekat kota Mekkah, 6 Oktober 2014. Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha bertepatan dengan akhir ibadah haji di Arab Saudi. REUTERS/Muhammad Hamed

    Jemaah haji berbondong-bondong melintasi jembatan untuk melakukan lempar jumroh pada hari terakhir di Mina, dekat kota Mekkah, 6 Oktober 2014. Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha bertepatan dengan akhir ibadah haji di Arab Saudi. REUTERS/Muhammad Hamed

    TEMPO.CO, Boyolali - Calon jemaah haji disarankan untuk menggunakan aplikasi Haji Pintar. Aplikasi ini menjadi panduan bagi jemaah selama melaksanakan ibadah haji.

    "Bisa diunduh gratis melalui perangkat berbasis Android," kata Kepala Subbagian Humas Panitia Persiapan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi, Jumat, 21 Agustus 2015.

    Aplikasi dengan ikon Kementerian Agama itu juga bisa diunduh pada perangkat iPhone. Terdapat beragam layanan yang dimiliki aplikasi tersebut. Menurut Gentur, layanan yang paling penting adalah daftar hotel yang menjadi pemondokan jemaah haji asal Indonesia.

    "Berdasarkan pengalaman, banyak jemaah yang tersesat saat keluar dari hotel," ujarnya. Dengan aplikasi yang terintegrasi dengan global positioning system itu, jemaah yang tersesat bisa menemukan jalan menuju hotelnya dengan mudah.

    Selain itu, aplikasi Haji Pintar memuat jadwal pemberangkatan dan pemulangan semua kelompok terbang dari Indonesia. Ada pula informasi mengenai jalur transportasi di Arab Saudi sehingga memudahkan para jemaah yang hendak menggunakan alat transportasi umum.

    "Pengguna juga bisa mengetahui menu makanan yang sudah dipilihkan sesuai jadwal," tuturnya. Tidak kalah penting, terdapat panduan doa dalam aplikasi tersebut.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.