Selain UGM, Unpad Juga Memiliki Mahasiswa ABG

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aldo Meyolla Geraldino, 14 tahun Kuliah di UGM. Sumber foto : ugm.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Aldo Meyolla Geraldino, 14 tahun Kuliah di UGM. Sumber foto : ugm.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO,Jatinangor – Setelah masyarakat sebelumnya dibuat takjub oleh Aldo Meyolla Geraldino, 14 tahun, mahasiswa termuda yang diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), kini giliran Rinaldi Wilopo, 15 tahun, dari Universitas Padjadjaran yang menyedot perhatian.

    Meski tak mengalahkan rekor usia Aldo, Rinaldi yang dinyatakan lulus di Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mampu menyulut motivasi mahasiswa lainnya.

    Baca juga: Tansfer Pedro: Van Gaal Keok, Dikalahkan Pacar Fabregas

    Aldo merupakan satu dari 5.748 mahasiswa baru yang diterima di Universitas Padjadjaran tahun ini dan berhasil menjadi mahasiswa program sarjana termuda. Putra dari pasangan Suherman Wilopo dan Liany Anggreini yang lahir 13 Juli 2000 itu dinyatakan lulus di Universitas Padjadjaran pada 9 juli 2015, empat hari menjelang usia 15 tahun.

    “Awalnya enggak nyangka jadi mahasiswa termuda. Saya kira masih banyak yang lain yang lebih muda daripada saya. Tetapi cukup bangga juga, sih,” ucap bungsu dari tiga bersaudara itu saat ditemui pada acara Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran, Kamis, 20 Agustus 2015.

    Alumni SMA Don Bosco, Padang, Sumatera Barat, tersebut mengaku, dari kecil memang sudah sangat menggilai pelajaran-pelajaran eksakta. “Dari kecil saya suka sekali hitung-hitungan,” ujar Rinaldi.

    “Waktu SD saya lulus standar, enam tahun. Pas mau masuk SMP, saya mulai malas sehingga orang tua memberi dua pilihan. Mau sekolah empat tahun karena kalau malas-malasan kemungkinan tinggal kelas atau ikut akselerasi dua tahun. Saya milih akselerasi karena ingin cepat-cepat lulus,” kisah Rinaldi.

    Selanjutnya: berbanding terbalik..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.