Aksi Gembong Begal 17 Motor Berakhir di Ujung Peluru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Makassar - Tim Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar menembak Irwan Wahid alias Boby, 30 tahun, spesialis pencuri sepeda motor di Jalan Urip Sumihardjo, Makassar, Selasa, 18 Agustus. Spesialis pencuri sepeda motor itu ditembak pada bagian kaki lantaran mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan kasus.

    Berita Menarik

    Syahrini Unggah Foto Berenang di Bali, Beginilah Aksinya
    Tengok, Duet Maut Ikke Nurjanah dengan Menteri Basuki

    Berdasarkan pengakuan warga Kompleks Perumahan Metro Hertasning, tercatat sudah 17 sepeda motor yang menjadi korban keganasan Irwan di sejumlah lokasi di Kota Daeng. "Tersangka mencoba kabur, sehingga petugas melakukan tindakan tegas," kata juru bicara Polrestabes Makassar Komisaris Andi Husnaeni di kantornya, Rabu, 19 Agustus.

    Sepeda motor yang dicuri Irwan masing-masing di Jalan Minasa Upa, Jalan Batua Raya, Bumi Tamalanrea Permai, Jalan Abdullah Daeng Sirua, dan Jalan Mappanyuki. "Di Jalan Toddopuli ada enam TKP," ucap Husnaeni. Bersama Irwan, polisi mengamankan sepeda motor Honda Vario dengan nomor rangka MH1JFB110CK113164 dan nomor mesin JFB1E-1112138. 

    Wajib Baca

    Rizal Ramli Tantang Jusuf Kalla Berdebat Soal Proyek Listrik

    Kenalkan, Mahasiswa Calon Dokter UGM Berusia 14 Tahun

    Penangkapan Irwan bermula saat pria pengangguran itu kepergok menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario tanpa pelat. Saat diminta menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan tersebut, Irwan yang tidak dapat membuktikannya akhirnya mengakui bahwa sepeda motor itu adalah hasil curian.

    Berdasarkan pengakuannya, kendaraan itu baru saja dia curi di BTP, tidak lama sebelum tertangkap polisi. Husnaeni mengatakan pihaknya masih akan melakukan pengembangan kasus guna mengungkap komplotan Irwan, termasuk para penadah hasil kejahatannya yang sudah diketahui identitasnya.

    TRI YARI KURNIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.