Medan Berat, 1 Kantong Jenazah Korban Trigana Dibawa 10 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas Basarnas  membawa kantong berisikan jenazah saat berada di lokasi kecelakaan pesawat Trigana Air di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. Pesawat Trigana Air menabrak pegunungan yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat. BASARNAS via AP

    Sejumlah petugas Basarnas membawa kantong berisikan jenazah saat berada di lokasi kecelakaan pesawat Trigana Air di Pegunungan Bintang, Papua, 18 Agustus 2015. Pesawat Trigana Air menabrak pegunungan yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat. BASARNAS via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Operasional Badan SAR Nasional Heronimus Guru mengatakan tim evakuasi korban Trigana Air sedang mengupayakan pengangkutan jenazah melalui jalur darat. Proses evakuasi itu semakin sulit akibat medan yang berat. "Karena kondisi medan yang berat, satu jenazah rata-rata diangkat 8-10 orang," kata Heronimus, Rabu, 19 Agustus 2015.

    Dari 54 jenazah, 12 sudah diangkut melalui jalur darat. Enam di antaranya, kata Hero, telah tiba di basecamp milik Dinas Pekerjaan Umum di Oksibil. Adapun enam lainnya masih dalam perjalanan. Jenazah tersebut diangkut dalam tiga gelombang. Lima jenazah lain siap diberangkatkan dari titik puing pesawat.

    Lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air berada di area pegunungan sekitar 4 kilometer dari Oksibil. Perjalanan mengangkut jenazah dari lokasi jatuhnya pesawat makan waktu 4,5 jam.

    Evakuasi terpaksa dilakukan melalui darat karena jalur udara tak memungkinkan. Hero mengatakan cuaca buruk dengan jarak pandang hanya 2 meter membuat upaya pengangkutan jenazah dengan helikopter sulit dilakukan.

    Pesawat Trigana Air IL-257 yang mengalami hilang kontak sejak Ahad, 16 Agustus 2015, membawa 49 penumpang yang terdiri atas 44 orang dewasa, 3 anak-anak, dan 2 bayi. Terdapat lima kru dalam pesawat Trigana Air IL-257, yaitu kapten pilot Hasanudin, kopilot Ariadin F., pramugari Ika N. dan Dita A., serta teknisi Mario. Pesawat ditemukan jatuh di area pegunungan tanpa ada korban selamat.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.