Abrasi, 800 Hektare Tambak Garam Cirebon Terancam Hilang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menanam bibit mangrove di Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulsel, 23 Mei 2015. Tanaman ini sanggup menghentikan abrasi laut, dan menjaga keseimbangan ekosistem laut. TEMPO/Hariandi Hafid

    Seorang warga menanam bibit mangrove di Pulau Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulsel, 23 Mei 2015. Tanaman ini sanggup menghentikan abrasi laut, dan menjaga keseimbangan ekosistem laut. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Cirebon - Sedikitnya 800 hektare tambak garam di Kabupaten Cirebon terancam hilang. Penyebabnya, abrasi yang semakin parah. Pembangunan breakwater sebenarnya bisa mencegah terjadinya abrasi tersebut.

    “Kami, petani garam, sebenarnya berharap pemerintah atau instansi terkait lainnya bisa membangun breakwater tersebut,” kata Ketua Asosiasi Petani Garam Kabupaten Cirebon Insyaf Supriadi, Selasa, 18 Agustus 2015.

    Insyaf menjelaskan sentra tambak garam di Kecamatan Pangenan terletak di sejumlah desa, dari Desa Ender hingga Desa Pangarengan sepanjang lebih-kurang 12 kilometer. Di daerah tersebut, luas tambak garam mencapai sekitar 2.000 hektare. “Tingkat abrasi di sepanjang daerah itu sangat tinggi,” ujar Insyaf.

    Sebenarnya, breakwater di bibir pantai saat ini sudah terbangun. Namun baru dari Desa Ender hingga Desa Rawaurip sepanjang lebih-kurang 8 km. Adapun luas area tambak garam yang terlindungi baru sekitar 1.200 hektare.

    Sedangkan bibir pantai dari Desa Rawaurip hingga Desa Pangarengan sepanjang lebih-kurang 4 km hingga kini belum terlindungi breakwater. Akibatnya, ada sekitar 800 hektare tambak garam di daerah tersebut yang terancam hilang akibat abrasi. “Jika dalam waktu 1-2 tahun tidak dilindungi breakwater, lahan tambak seluas 800 hektare tersebut bisa hilang,” tutur Insyaf.

    Cukup tingginya abrasi di Kabupaten Cirebon, kata Insyaf, di antaranya dipengaruhi bertiupnya angin kumbang, angin barat, dan angin laut di wilayah Kabupaten Cirebon. Jika musim angin barat dan angin laut datang, lahan tambak garam cepat sekali terkikis abrasi. “Kami sangat berharap BBWS Cimanuk Cisanggarung segera menuntaskan pembangunan breakwater sepanjang 4 km tersebut."

    Nasri, petani garam di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, pun mengungkapkan hal senada. “Lahan tambak di desa kami selama ini selalu dibayang-bayangi ancaman abrasi,” ucap Nasri. Terutama jika angin musim barat bertiup. “Semoga breakwater bisa segera dibangun,” kata Insyaf.

    IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.