Berkat Jamban Sehat, Kepala Desa Ini Dapat Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamban bersih sehat jujur di SMPN 11, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/6). Jamban ini merupakan ruangan bersih khusus untuk siswi yang sedang datang bulan. Ruangan dilengkapi dengan lemari berisi pembalut, celana dalam baru, sarung tangan, dan perlatan sanitasi lain yang dikelola oleh para siswi dan guru. TEMPO/Prima Mulia

    Jamban bersih sehat jujur di SMPN 11, Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/6). Jamban ini merupakan ruangan bersih khusus untuk siswi yang sedang datang bulan. Ruangan dilengkapi dengan lemari berisi pembalut, celana dalam baru, sarung tangan, dan perlatan sanitasi lain yang dikelola oleh para siswi dan guru. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Madri Pani, Kepala Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendapat penghargaan sebagai kepala desa teladan. Dia mendapatkan penghargaan itu, antara lain, karena dengan sungguh-sungguh melaksanakan program jamban bersih untuk meningkatkan kesehatan masyarakatnya.

    Menurut Madri, desa yang dipimpinnya merupakan satu-satunya kampung yang seluruh masyarakatnya memiliki jamban. Program itu terwujud setelah dia menggandeng PT Berau Coal Energy Tbk untuk membangun jamban sehat.

    "Saya mengubah mental masyarakat dari yang sebelumnya buang air sembarangan. Kondisi ini  karena pemerintah memang tidak membantu menyadarkan masyarakat untuk hidup sehat," ucap Mardi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa, 18 Agustus 2015

    Madri mengaku harus menghancurkan jamban yang ada di tepi sungai. Jamban "helikopter" itu dipakai warga Gurimbang secara turun-temurun. "Kebiasaan buang air di dekat rumah juga masih banyak dilakukan. Padahal ini berpotensi memunculkan penyakit."

    "Selain membangun jamban sehat, kami membangun rumah kompos untuk membersihkan lingkungan, dan menciptakan lapangan kerja yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

    Presiden Joko Widodo mengapresiasi upaya Madri. "Indonesia memiliki 74 ribu desa. Kalau semua kepala desa mampu kerja secara nyata, persoalan pembangunan kita sudah selesai," ucapnya.

    BISNIS.COM



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.