HUT RI Ke-70 di Surabaya, Komunitas Ini Susuri Kali Mas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta menghiasi perahunya dengan lampu warna-warni saat Festival Kalimas di Surabaya, 16 Mei 2015. Festival yang diikuti puluhan perahu hias tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Surabaya ke-722 serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kebersihan sungai. ANTARA/Zabur Karuru

    Peserta menghiasi perahunya dengan lampu warna-warni saat Festival Kalimas di Surabaya, 16 Mei 2015. Festival yang diikuti puluhan perahu hias tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Surabaya ke-722 serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kebersihan sungai. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Surabaya - Komunitas Wisata Kayak Surabaya atau yang dikenal dengan Mudskipper ikut menyemarakkan peringatan 70 tahun kemerdekaan RI. Mereka menggalang Ekspedisi Kayak Merah Putih dengan mengarungi aliran Kali Mas mulai hulunya di Desa Mlirip, Mojokerto, dan berujung di Dermaga Monumen Kapal Selam, Surabaya, sejauh total 90 kilometer.

    “Inginnya lebih jauh lagi, tapi kami masih mengukur kemampuan,” kata Abdul Fahad, pendiri Mudskipper Indonesia, saat ditemui di Dermaga Monumen Kapal Selam seusai ekspedisi, Senin, 17 Agustus 2015.

    Fahad menjelaskan, tim ekspedisi pada tahun ini berjumlah 24 orang yang terdiri atas komunitas Mudskipper, pendaki gunung, dan backpacker. Secara estafet, mereka mendayung melintasi tujuh titik lokasi yang dimulai pukul 04.30.

    Mereka sengaja estafet untuk menjaga stamina. Ketika 12 orang berada di sungai, 12 lain berada di darat untuk memberi dukungan. Di setiap titik lokasi pemberhentian, mereka akan beristirahat dan berganti posisi. Secara keseluruhan, ekspedisi ini memakan waktu 17 jam di sungai.

    “Lumayan capek juga sih. Kalau, misalnya, sendirian, kayaknya tidak kuat,” ucap Senja, satu peserta ekspedisi asal Palembang.

    Selama di sungai, mereka menghadapi beberapa tantangan, seperti jeram kecil, jembatan, pintu air. “Ketika ada jembatan warga, misalnya, kami harus lewat kolong. Jika tidak cukup, ya angkat kayak, menaiki jembatan, kemudian turun lagi,” ujar Fahad.

    Saat mengarungi sungai, mereka menepi sejenak di Desa Bambe, Driyorejo, Gresik, sekitar pukul 08.00 untuk mencari tempat datar guna melakukan upacara bendera. Sepanjang perjalanan, mereka juga berusaha mendokumentasikan sejumlah kampung yang tampak menggelar lomba-lomba di pinggiran sungai dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan RI.

    Ekspedisi dilakukan menggunakan kayak jenis sit on top surf, ada yang single dan apa pula tandem, terbuat dari fiber serta memiliki dua bilah dayung. Kayak single memiliki panjang 2,75 meter, lebar 75 sentimeter, dan berat 15 kilogram serta mampu menahan beban maksimal 80 kilogram. Sedangkan kayak tandem memiliki panjang 3,75 meter, lebar 80 sentimeter, dan berat 30 kilogram serta mampu menahan beban maksimal 160 kilogram.

    KANZA TAMARINDORA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.