Prabowo Gelar HUT RI di Bogor, Semua Kader Tinggal di Barak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, melambaikan tangan sebelum menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, melambaikan tangan sebelum menjenguk Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali di Rutan Guntur, Jakarta, 4 Juni 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Bogor - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Polo Nusantara Club, Bogor, Jawa Barat, Senin, 17 Agustus 2015.

    Upacara detik-detik proklamasi dihadiri para petinggi Koalisi Merah Putih dan sekitar 4.000 kader Gerindra se-Indonesia. Prabowo yang memakai kemeja putih dipadu celana krem dan mengenakan peci hitam menunggang kuda berwarna cokelat saat melakukan inspeksi upacara.

    Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengatakan anggota legislatif Gerindra se-Indonesia, baik DPRD kota/kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR RI hadir dalam upacara detik-detik proklamasi. "Ada 2.200 anggota Dewan yang hadir," kata Iwan di Polo Club, Senin siang.

    Dalam kegiatan tersebut, Prabowo menegaskan soal semangat kebangsaan dan kebulatan tekad untuk menyelamatkan Indonesia. Prabowo juga memberi arahan kepada ribuan kadernya tentang empat pilar kebangsaan guna menimbulkan rasa kebersamaan sesama kader partai Gerindra.

    Untuk menggembleng militansi kader-kadernya, Prabowo mewajibkan semua anggota Dewan dari Gerindra seluruh Indonesia tidur di tenda barak yang disediakan di lapangan Polo Club. Para legislator partai berlambang kepala burung Garuda ini harus rela menjalani disiplin ketat selama empat hari untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan.

    "Semua anggota Dewan diperlakukan sama. Selama diklat, kami semua tidur di barak. Enggak ada yang diperlakukan istimewa. Mau mandi juga harus antre," Iwan menceritakan. "Empat hari tidur di tenda dan semua kader ikut upacara."

    Iwan mengatakan walaupun banyak anggota Dewan yang terbiasa tidur di tempat nyaman, mengikuti diklat selama empat hari di lapangan terbuka tidak membuat kader Gerindra mengeluh. "Karena dengan kegiatan ini kami belajar disiplin dan merekatkan kebersamaan sesama kader partai," kata Iwan.

    ARIHTA U. SURBAKTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.