Cari Trigana Air, 46 Anggota SAR Jalan Kaki ke Lokasi Pesawat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Supadio Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    Bandara Supadio Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. ANTARA/Jessica Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 46 personel tim SAR dikerahkan ke lokasi jatuhnya Trigana Air di Okbab dengan berjalan kaki. Kepada Antara, Komandan Distrik Militer Wamena Letnan Kolonel Infanteri Moh. Aidi mengatakan tim dipimpin Letnan Kolonel Infanteri Arif. Mereka dari Batalion 133 yang kini bertugas dalam pasukan pengamanan perbatasan.

    "Tim SAR sudah jalan dan dilaporkan sudah tiba di ujung jalan yang masih bisa dilalui roda empat," ujar Aidi. Selanjutnya, ucap dia, tim berjalan kaki untuk mencapai lokasi. "Belum bisa dipastikan kapan tiba di lokasi."

    Aidi menjelaskan, sebuah helikopter sudah disiapkan bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Proses pencarian sering terkendala cuaca yang cepat berubah. Trigana diketahui jatuh sekitar pukul 08.00 WIT, saat pesawat AMA melintas dari Jayapura menuju Oksibil. Pesawat nahas dengan pilot Hasanudin itu membawa 49 penumpang dan lima kru.

    Di tempat terpisah, manajemen Kantor Pos Indonesia (Posindo) Regional XI Papua memastikan empat pegawainya termasuk dalam daftar penumpang Trigana Air yang pada Minggu, 16 Agustus 2015, hilang dalam penerbangan dari Sentani, Kabupaten Jayapura, ke Oksibil, Pegunungan Bintang.

    "Pegawai kami yang ikut pesawat itu ada empat orang. Pertama adalah Agustinus Luarmase, kedua Yustinus Hurulean, ketiga M.N. Aragai, dan keempat di situ tertulis Dewa Putu Raka, tapi yang berangkat adalah Teguh Warisman," tutur Deputi Operasi Bisnis Pos Indonesia Kantor Regional XI Papua Albertus Supriyanto di Jayapura, Senin, 17 Agustus 2015.

    Diungkapkan Supriyanto,  empat orang yang terbang menggunakan pesawat tipe ATR 42 tersebut hendak ke Oksibil untuk menjalankan tugas membagikan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS).

    "Empat teman kami kemarin berangkat ke Oksibil dalam rangka tugas pembayaran dana PSKS. Rencananya dilakukan setelah upacara peringatan kemerdekaan di Kabupaten pegunungan bintang," katanya.

    Supriyanto menjelaskan, hingga kini, PT Pos Indonesia terus menunggu perkembangan informasi di posko SAR yang ada di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. "Saat ini kami sedang mencari tahu infonya di posko SAR di Sentani, jadi kami tetap berharap rekan-rekan kami selamat," ucapnya.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.