Ribut Soal Sapi, Menteri Nila Ajak Pelihara Ikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek, melakukan sidak alat pendeteksi virus Ebola di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 3 November 2014. Sidak tersebut dilakukan untuk memperketat masuknya virus ebola ke Indonesia melalui bandara dan pelabuhan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Menteri Kesehatan, Nila Djuwita Moeloek, melakukan sidak alat pendeteksi virus Ebola di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 3 November 2014. Sidak tersebut dilakukan untuk memperketat masuknya virus ebola ke Indonesia melalui bandara dan pelabuhan. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.COJakarta - Kenaikan harga daging sapi akibat kelangkaan membuat resah masyarakat. Hal itu ikut menjadi perhatian Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek.

    "Kalau kita ribut soal daging sapi, apa tidak ada protein yang lain? Pasti ada, ikan contohnya," ujarnya di sela peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-70 di Kementerian Kesehatan, Ahad, 16 Agustus 2015.

    Dia mengimbau agar masyarakat mampu mendayagunakan potensi alam Indonesia dengan bercocok tanam dan budi daya ikan. Indonesia, kata dia, memiliki alam yang lestari sehingga tak sulit membudidayakan ikan darat di pekarangan.

    Dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan, Menteri Nila bersama lebih dari 500 pegawai Kementerian mengadakan acara jalan sehat. Acara jalan sehat ini juga diikuti dengan senam dan minum jamu bersama.

    Dalam acara ini, Menteri mengajak masyarakat untuk memulai hidup sehat dengan berolahraga dan makan makanan yang sehat. "Kami harus memberikan contoh, salah satunya dengan jalan kaki saja sudah baik. Olahraga adalah gaya hidup sehat," katanya.

    Selain jalan sehat, masih ada acara lain seperti lomba karyawan yang akan dilaksanakan esok hari. "Baru tahun ini ada rangkaian acara seperti ini. Tujuannya untuk kebersamaan, olahraga, dan saling mengenal antarkaryawan," tutur Busroni, staf Humas Kementerian Kesehatan.

    DELA FAHRIANA H.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?