HUT RI Ke-70, 45 Veteran Bengkulu Dapat Rumah Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perumahan. TEMPO/Fahmi Ali

    Ilustrasi perumahan. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO , Bengkulu: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) bersama PT Adhi Karya Tbk memberikan rumah baru bagi 45 veteran di Provinsi Bengkulu. Hal ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan "BUMN Hadir untuk Negeri" untuk memperingati Hari Ulang Tahun Repbulik Indonesia (HUT RI) ke-70.

    Menurut CO Region Sumatera Bagian Selatan yang membawahi BNI Bengkulu, Asmorohadi, kegiatan CSR dan Pesta rakyat Bengkulu ini merupakan bagian dari acara serupa yang juga diadakan di 34 Provinsi di Indonesia. “BUMN Hadir Untuk Negeri adalah bentuk cinta kita terhadap negeri dan masyarakat Indonesia,” kata Asmorohadi pada keterangan pers, Sabtu 15 Agustus 2015.

    Asmorohadi mengatakan kegiatan  tersebut bertujuan memberikan para pejuang bangsa itu tempat tinggal baru yang lebih baik dan layak di hari tua mereka.

    Selain itu, dua BUMN tersebut juga memberikan bantuan penambahan fasilitas laboratorium di 17 sekolah menengah kejuruan (SMK). Kegiatan ini juga disemarakkan aksi jalan sehat sejauh 8 kilometer yang diakhiri dengan pesta kuliner kaki lima gratis. Aksi tersebut melibatkan ribuan masyarakat di daerah ini.

    Sebagai hiburan rakyat kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran film layar tancap, hingga penjualan paket sembako murah sebanyak 2.508 paket. Dalam penjualan paket sembako tersebut, mereka memberikan diskon sebesar 70 persen pada masyarakat.

    Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi mengatakan pada kesempatan yang sama diluncurkan dua program unggulan Kementerian BUMN yaitu “Siswa Mengenal Nusantara” dan “BUMN Mengajar”.

    Dalam program “Siswa Mengenal Nusantara”, setiap provinsi akan mengirimkan 8 (delapan) siswa ke daerah Provinsi lain selama 2 (dua) minggu untuk saling mengenal keanekaragaman budaya Provinsi lain. Pembiayaannya akan ditanggung oleh BUMN.

    "Untuk program BUMN Mengajar Direksi BNI akan mengajar di sekolah-sekolah yang akan ditunjuk oleh Kementerian BUMN," ujar Tribuana.

    PHESI ESTER JULIKAWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.