Ada Atribut PKI dan Foto Aidit di Kirab Budaya di Pamekasan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.COPamekasan - Komandan Komando Distrik Militer 0826 Kabupaten Pamekasan Letnan Kolonel Mawardi mengatakan ada peserta kirab budaya dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-70 di Pamekasan yang membawa atribut bergambar palu dan arit berwarna merah, seperti lambang Partai Komunis Indonesia (PKI).

    Tak hanya gambar palu-arit, para peserta juga membawa poster bergambar tokoh PKI, seperti D.N. Aidit, Letkol Untung, dan Chairul Saleh. "Atribut itu langsung kami sita dan dimusnahkan," kata Mawardi saat dimintai konfirmasi, Sabtu, 15 Agustus 2015.

    Mawardi belum tahu maksud para peserta kirab budaya membawa atribut PKI. Menurut Mawardi, atribut tersebut langsung dimusnahkan agar tidak merusak pikiran mereka.

    Mawardi mengatakan atribut yang dibawa para peserta tersebut seharusnya menggambarkan kekejaman PKI. Namun mereka malah membawanya.

    Terpisah, Bupati Pamekasan Achmat Syafi'i mengatakan pihaknya kecolongan dengan adanya peserta karnaval dan kirab budaya yang membawa atribut PKI. "Saya baru tahu setelah ada pertunjukan teatrikal," ujarnya.

    Syafi'i belum dapat memastikan tindakan apa yang akan diberikan kepada para peserta yang membawa atribut PKI. "Kita akan bahas dulu forum pimpinan daerah, saya baru tahu tadi," tuturnya. 

    Berdasarkan informasi yang didapat Syafi'i, peserta yang membawa atribut tersebut adalah para kepala sekolah di Kabupaten Pamekasan.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.