Naik Kereta ke Pacitan, SBY Rayakan 17 Agustus di Kampungnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan menaiki kereta untuk mengunjungi korban erupsi Gunung Kelud. Instagram.com/Anyyudhoyono

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani Yudhoyono beserta rombongan menaiki kereta untuk mengunjungi korban erupsi Gunung Kelud. Instagram.com/Anyyudhoyono

    TEMPO.CO, Jakarta - Susilo Bambang Yudhoyono tidak hadir dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2015. "Bapak sedang dalam perjalanan ke Pacitan dengan kereta api," kata juru bicara Partai Demokrat Imelda Sari.

    Menurut Imelda, mantan Presiden RI ke-6 dan Ani Yudhoyono berangkat naik kereta dari Jakarta pada Kamis malam, 13 Agustus 2015. SBY mampir ke beberapa kota sebelum sampai di tempat kelahirannya di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

    Imelda menjelaskan SBY memilih untuk pulang kampung merayakan kemeriahan Hari Ulang Tahun Indonesia ke-70.  Selama 10 tahun ini, SBY selalu menjadi Inspektur Upacara HUT RI di Istana Merdeka, Jakarta.

    "Pak SBY ingin merayakan hari kemerdekaan di tempat di mana Panglima Besar Jenderal Sudirman memimpin perang gerilya di Nawangan, Pacitan," kata Imelda, mantan Asisten Staf Khusus Presiden SBY bidang Komunikasi Sosial.

    Selain itu, kata Imelda, SBY sudah menjadi warga biasa dan kangen dengan kemeriahan perayaan 17 Agustus di luar Istana.

    Penjelasan Imelda ini meralat informasi yang disampaikan anggota Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Kepada wartawan di gedung Parlemen, Ruhut menjelaskan SBY tidak hadir di Senayan karena mengikuti seminar di luar negeri.

    UNTUNG WIDYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.