Menteri Luhut Minta Kantor Staf Presiden di Bawah Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Luhut Binsar Panjaitan. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menilai Kantor Staf Presiden lebih baik tidak berada di bawah Sekretariat Kabinet. Luhut lebih setuju posisi KSP tak diubah. "Karena bisa berikan saran-saran secara mandiri di berbagai bidang kepada presiden," ujar Luhut di gedung Nusantara I DPR/MPR, Jumat, 14 Agustus 2015.

    Namun ia menyerahkan nasib KSP pada keputusan Presiden Jokowi. Luhut mengaku belum membahas posisi lembaga tersebut dengan Jokowi.

    Menurut Luhut, jika mengacu pada keputusan presiden, institusi yang masih dipimpin dirinya ini berada di bawah presiden.

    Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan untuk sementara Kantor Staf Kepresidenan akan berada di bawah koordinasi Sekretaris Kabinet setelah pergeseran Luhut menjadi Menkopolhukam.

    Saat ini Luhut terpaksa rangkap jabatan karena Jokowi belum menunjuk kepala staf baru. Namun ia memastikan Luhut segera diganti.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.