Pidato Tahunan MPR, Jokowi: Lembaga Negara Harus Kompak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rano Karno (kiri) menulis berita acara yang disaksikan Presiden Joko Widodo dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Rano Karno (kiri) menulis berita acara yang disaksikan Presiden Joko Widodo dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyerukan seluruh lembaga negara menjaga kekompakan. Menurut Jokowi, kekompakan antar lembaga negara penting untuk memperkuat sistem lembaga presidensial.

    "Melalui forum ini terbuka ruang bagi saya mengajak lembaga negara membangun kekompakan untuk memperkuat sistem lembaga presidensial," kata Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat, 13 Agustus 2015.

    Baca: Puan Selamat dari Reshuffle, Analis: Kan Anak Mega!

    Jokowi mengatakan saat ini Indonesia tengah berperang mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan rakyat. Menurut dia, perdamaian dan kesejahteraan rakyat hanya bisa terwujud jika lembaga negara bersatu padu dan tidak mementingkan ego sektoral.

    "Ini terwujud kalau lembaga negara bersatu padu dan tidak terjebak ego masing-masing. Bersama-sama kita perkuat kedaulatan politik," katanya. Presiden tiba di ruang rapat Paripurna I pada pukul 08.00. Mengenakan jas hitam dan dasi merah, Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.

    Baca: Puan Maharani Masih Anggota DPR, Fadli Zon: Gaji Ditahan! 

    Jokowi dijadwalkan membacakan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI 2015 pada pukul 08.00. Setelah itu, Jokowi akan membacakan pidato kenegaraan dalam rangka hari ulang tahun RI ke-70 pada pukul 09.45.

    Pada pukul 14.00, Presiden Jokowi akan menyampaikan pidato Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun anggaran 2016 disertai nota keuangan pada rapat paripurna pembukaan masa sidang I DPR tahun sidang 2015-2016.

    ANANDA TERESIA

    Berita Menarik
    RESHUFFLE KABINET: Pram Masuk, Tapi Mega Gagal Gusur Rini?
    Razia di Kos, 7 Wanita Cantik Ini Ternyata Doyan Narkoba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.