Korupsi TPPI, Bareskrim Ancam Jemput Paksa Raden Priyono

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Victor Simanjuntak mengancam akan menjemput paksa mantan Kepala BP Migas Raden Priyono. Alasannya, Raden telah dua kali absen dari pemeriksaan dengan berbagai alasan.

    "Kami tidak mau main-main. Kalau hari ini tidak hadir juga, kami akan menjemput paksa," kata dia melalui pesan singkat, Kamis, 13 Agustus 2015.

    Bareskrim telah menjadwalkan pemeriksaan Raden hari ini, pukul 10.00 WIB. Kata Victor, belum ada konfirmasi dari Raden apakah akan datang atau tidak. Panggilan pemeriksaan hari ini merupakan yang ketiga kalinya.

    Panggilan pertama dilayangkan pada 28 Juli lalu, tetapi Raden mangkir dengan alasan mudik Lebaran. Pada Rabu, 5 Agustus, dia kembali batal diperiksa lantaran sakit wasir.

    Raden diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penjualan kondensat dari BP Migas kepada PT Trans Petrochemical Pasific Indotama. Raden disangka menyalahgunakan wewenang karena dia menandatangani penunjukan langsung TPPI sebagai mitra penjualan kondensat.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.