Hari Pertama Gubernur, Rano Ziarah ke Makam Sultan Banten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rano Karno mengucapkan sumpah dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Rano Karno mengucapkan sumpah dalam pelantikan sebagai Gubernur Banten di Istana Negara, Jakarta, 12 Agustus 2015. 12 Agustus 2015. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Serang - Hari pertama menjabat sebagai Gubernur Banten, Rano Karno mendampingi Menteri Pertanian yang mengunjungi Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

    "Keduanya meninjau lahan kekeringan milik petani, memberikan bantuan, serta melakukan langkah-langkah mengatasi masalah kekeringan di wilayah Tangerang," kata
    Kepala Bagian  Penerangan, Biro Humas dan Protokol, Sekretariat Daerah Provinsi Banten Ai Dewi Susana kepada Tempo, Kamis, 13 Agustus 2015.

    Baca juga:
    RESHUFFLE KABINET: Pram Masuk, Tapi Mega Gagal Gusur Rini?
    Evan Dimas di Spanyol: Klub Promosi Divisi II, Ini Rapornya

    Setelah itu, Gubernur Rano Karno melakukan operasi pasar di Bulog Serang, lalu memberi bantuan kepada Rohibi di Kampung Giripada, Kelurahan Pejaten Kramatwatu, Kabupaten Serang.

    Pada siang hari Rano meninjau lahan kekeringan di Desa Tonjong dan Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Kemudian berziarah di pemakaman Sultan Banten di Banten Lama Kasemen, Kota Serang.

    Rano Karno resmi menjabat sebagai Gubernur Banten setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2015 kemarin. Sebelumnya, ia menjabat sebagai pelaksana tugas menyusul penahanan Atut Chosiyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena terseret kasus suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi.

    WASI’UL ULUM

    Baca juga:
    RESHUFFLE KABINET: Soal Ini Jokowi Kalahkan Gus Dur & SBY!
    Sindir Ahok 'Kepala Preman', Ketua FBR: Preman Itu Tak Bawel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.