Batu Akik Akan Dijadikan Medali Asian Games  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kalung batu akik yang dijadikan suvenir untuk para delegasi KAA di Bandung, Jawa Barat, 22 Apri 2015. Deskranasda Provinsi Jabar telah menyiapkan cenderamata berupa liontin batu akik berasal dari Garut, Sukabumi dan Tasikmalaya. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Sejumlah kalung batu akik yang dijadikan suvenir untuk para delegasi KAA di Bandung, Jawa Barat, 22 Apri 2015. Deskranasda Provinsi Jabar telah menyiapkan cenderamata berupa liontin batu akik berasal dari Garut, Sukabumi dan Tasikmalaya. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam. Bahkan tidak ada satu pun negara yang menandingi kekayaan alam Indonesia. Salah satunya batu akik, yang beragam dan identik khas Indonesia.

    "Batu akik Indonesia terbaik. Saya akan jadikan batu akik sebagai sumber daya alam yang akan disumbangkan untuk medali Asian Games," kata Imam dalam seminar dan diskusi nasional Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI) di Balairung UI, Kamis, 13 Agustus 2015.

    Menurut Imam, batu akik bisa dijadikan sumber untuk mempromosikan sumber daya alam Indonesia. Salah satunya memasangkan batu akik khas Indonesia pada medali Asian Games.

    Batu akik, kata dia, akan dijadikan bagian terpenting sebagai hadiah untuk peserta yang mengikuti kejuaraan olahraga tingkat Asia tersebut. "Selain akik, juga akan ada bonus yang akan kami berikan," ucapnya.

    Bahkan Imam mengaku tidak pernah melepas batu akik di jarinya sebagai ajang mempromosikan sumber alam yang bisa digunakan untuk perhiasan itu. "Saya selalu mengenakan batu akik," ujarnya.

    Selain Menpora, seminar dan diskusi yang diselenggarakan DRPM UI itu dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri.

    IMAM_HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.