Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

FEATURE: Mencegah Penyelundupan di Tengah Laut  

Editor

Anton Septian

image-gnews
Kapal tanker mengisi BBM di pelabuhan pengolahan minyak mentah di Refinery Unit (RU-5), Balikpapan, Kalimantan Timur. ANTARA/Yudhi Mahatma
Kapal tanker mengisi BBM di pelabuhan pengolahan minyak mentah di Refinery Unit (RU-5), Balikpapan, Kalimantan Timur. ANTARA/Yudhi Mahatma
Iklan

TEMPO.CO - LETNAN Dua Ayub Prakoso dan Letnan Satu Ali Siwasiwan kaget bukan main ketika menaiki kapal motor Sinar Purnama di perairan Tarakan, Kalimantan Utara, pertengahan Juli lalu. Bak kapal hantu, tak ada orang di dalam kapal berkelir biru dan berkarat itu. Di dalam kabin, barang-barang berserakan seperti ditinggalkan terburu-buru. Di lambung kapal sepanjang 44 meter itu tersimpan berton-ton semen.

Berdasarkan informasi satelit Badan Keamanan Laut, kapal pengangkut barang itu sudah lego jangkar di tengah laut Tarakan sejak beberapa pekan sebelumnya. Tak ditemukan dokumen di kapal berbobot 450 gross ton itu.

Komandan Pangkalan TNI AL Tarakan, Kolonel Aries Cahyono, lantas menyerahkan temuan kapal ke Polisi Air dan Udara Polda Kalimantan Timur. “Penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Kaltim,” kata Aries ketika dihubungi Tempo, Selasa, 11 Agustus 2015.

Badan Keamanan Laut berhasil mengendus KM Sinar Purnama berbekal sistem satelit pemantau kapal milik mereka. Berbekal sistem tersebut, Badan Keamanan Laut dapat memantau lebih dari 11 ribu kapal berbagai jenis yang berlayar di perairan Indonesia.

Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut Laksamana Pertama (Maritim) Dicky Rezady Munaf mengaku berfokus mengawasi kapal-kapal yang sengaja berdiam lama di satu titik lokasi di tengah laut. Sebab, sangat aneh jika kapal sengaja berdiam selama berhari-hari di tengah laut. Dicky menduga kuat kapal itu melakukan transaksi atau kegiatan ilegal. “Termasuk kapal semen di Tarakan, bisa saja sengaja menjual semen secara ilegal.” kata Dicky kepada Tempo, Selasa pekan lalu.

Apa yang dilakukan Badan Keamanan Laut itu adalah salah satu upaya mereka untuk menghadang penyelundupan barang di perairan tengah Nusantara, atau yang sering disebut Alur Laut Kepulauan Indonesia 2. Wilayah laut itu merupakan jalur lalu lintas internasional yang membentang dari Selat Lombok-Laut Flores-Selat Makassar-Laut Sulawesi. Setiap hari, satelit Badan Keamanan Laut memantau ribuan kapal kargo yang lalu-lalang di perairan tersebut. “Sayangnya kami tak bisa mendeteksi satu per satu isi kargo,” kata Dicky.

Badan Keamanan Laut juga mendeteksi puluhan pelabuhan tikus di sekitar Balikpapan, Palu, dan Makassar. Sesuai dengan makna konotasinya, pelabuhan itu menjadi tempat bongkar-muat kapal tak berizin. Pelabuhan-pelabuhan itu tak memiliki dermaga, walhasil kapal-kapal besar cukup lego jangkar di sekitar pantai. Proses bongkar muatan disalurkan menggunakan kapal kecil dan memakan waktu hingga dua hari. “Jika satelit kami temukan kapal kargo berdiam di situ selama beberapa hari, kemungkinan besar sedang memuntahkan barang ke pelabuhan tikus,” kata dia.

Selanjutnya >> Barang selundupan merusak harga di pasar lokal...

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Tanggapan Lion Air Terkait Penangkapan 2 Karyawan dalam Kasus Penyelundupan Narkoba Jalur Udara

12 jam lalu

Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantono, memberikan keterangan terkait pelaporan perundungan yang dilakukan terhadap Pilot Loin Air, di Kantor Pusat Lion Air, Jakarta. 30 Agustus 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.
Tanggapan Lion Air Terkait Penangkapan 2 Karyawan dalam Kasus Penyelundupan Narkoba Jalur Udara

Manajemen Lion Air angkat bicara terkait informasi penangkapan dua karyawan maskapai itu dalam kasus penyelundupan narkoba melalui jalur udara.


Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia, Pelaku yang Menyamar Nelayan Diupah Rp 10 Juta per Kg

1 hari lalu

Ilustrasi Sabu. TEMPO/Amston Probel
Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu dari Malaysia, Pelaku yang Menyamar Nelayan Diupah Rp 10 Juta per Kg

Bareskrim Polri menangkap lima tersangka tindak pidana narkotika saat hendak menyeludupkan 19 kg sabu dari Malaysia melalui Aceh Timur.


Warga Israel Mengaku Tak Bersalah atas Penyelundupan Peluru dan Senjata di Malaysia

6 hari lalu

Ilustrasi senjata api. ANTARA FOTO
Warga Israel Mengaku Tak Bersalah atas Penyelundupan Peluru dan Senjata di Malaysia

Warga Israel yang diidentifikasi sebagai Shalom Avitan terancam hukuman mati karena perdagangan senjata api ilegal.


Berkas Perkara 3 WNA yang Selundupkan Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah P21, Kejari Susun Dakwaan

17 Februari 2024

Tiga tersangka tindak pidana penyelundupan imigran Rohingya di Kantor Kejari Aceh Besar di Aceh Besar. ANTARA/HO-Kejari Aceh Besar
Berkas Perkara 3 WNA yang Selundupkan Pengungsi Rohingya ke Aceh Sudah P21, Kejari Susun Dakwaan

Setiap pengungsi Rohingya diharuskan membayar 100 ribu taka atau setara Rp 15,7 juta kepada 3 tersangka untuk pergi ke Indonesia.


Divonis 6 Tahun Bui karena Selundupkan Kokain, Atlet Sepak Bola Quincy Promes Siap Banding

16 Februari 2024

Penyerang Belanda, Quincy Promes, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Jerman dalam pertandingan League A, UEFA Nations League di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, 20 November 2018.  REUTERS/Leon Kuegeler
Divonis 6 Tahun Bui karena Selundupkan Kokain, Atlet Sepak Bola Quincy Promes Siap Banding

Quincy Promes dalam pengadilan in absentia divonis hukuman enam tahun penjara sebuah skema penyelundupan kokain ke Belanda


Polisi Spanyol Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Kokain

13 Februari 2024

Ilustrasi narkoba. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Polisi Spanyol Gagalkan Penyelundupan 8 Ton Kokain

Kepolisian menyita delapan ton kokain dalam sebuah wadah yang disamarkan sebagai genset. Ini adalah salah satu penangkapan kokain terbesar.


Bea Cukai Batam Gagalkan Penyeludupan Minuman Beralkohol dari Singapura Senilai Hampir Rp 7 Miliar

1 Februari 2024

Penampakan mikol selundupan dari Singapura yang diamankan petugas BC Batam. Foto : Humas BC Batam
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyeludupan Minuman Beralkohol dari Singapura Senilai Hampir Rp 7 Miliar

Sampai saat ini petugas Bea Cukai Batam terus melakukan pemeriksaan terhadap temuan penyelundupan minuman beralkohol itu.


Jaksa Agung Sebut 70 Persen Tindak Kejahatan Berasal dari Laut

13 Januari 2024

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 November 2023. Dalam rapat dengan Komisi III DPR RI yang membahas persiapan pengamanan dan penegakan hukum dalam rangka Pemilu serentak 2024 tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis
Jaksa Agung Sebut 70 Persen Tindak Kejahatan Berasal dari Laut

Jaksa Agung mengatakan 13 lembaga yang memiliki kewenangan di laut, masih belum mampu menjaga perarian Indonesia.


Kontroversi Polemik Pengungsi Rohingya di Aceh Sejak November 2023

4 Januari 2024

Sejumlah imigran etnis Rohingya kembali mendarat  di pantai desa  Ie Meule, kecamatan Suka Jaya, Pulau Sabang, Aceh, Sabtu 2 Desember 2023.  Sebanyak 139 imigran etnis Rohingya terdiri dari laki laki,  perempuan dewasa dan anak anak menumpang kapal kayu kembali mendarat di Pulau Sabang, sehingga total jumlah imigran di Aceh tercatat  sebanyak 1.223 orang. ANTARA FOTO/Ampelsa
Kontroversi Polemik Pengungsi Rohingya di Aceh Sejak November 2023

Keberadaan pengungsi Rohingya di Aceh menuai polemik. Berikut beberapa catatan kontroversi penanganannya yang terjadi sejak November 2023


21 ABK WNI Ditahan Cina, Keluarga Minta Tolong Presiden Jokowi

29 Desember 2023

Ilustrasi ABK. ANTARA
21 ABK WNI Ditahan Cina, Keluarga Minta Tolong Presiden Jokowi

Sebanyak 21 ABK WNI ditahan di Cina atas dugaan penyelundupan daging beku. Keluarga ABK WNI itu minta pertolongan Presiden RI