Ridwan Kamil: Warga Kabupaten Buang Sampah di Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkut sampah yang menutupi permukaan Sungai Cikapundung Kolot di permukiman padat Kelurahan Samoja, Bandung, Jawa Barat, 30 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Petugas mengangkut sampah yang menutupi permukaan Sungai Cikapundung Kolot di permukiman padat Kelurahan Samoja, Bandung, Jawa Barat, 30 Juli 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan wilayah selatan Kota Bandung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung perlu perbaikan besar-besaran. Terutama di saluran pembuangan air banjir.

    "Permasalahan daerah selatan memang isunya banyak ke infrastruktur banjir," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis, 13 Agustus 2015.

    Baca juga:           
    RESHUFFLE KABINET: Soal Ini Jokowi Kalahkan Gus Dur & SBY!  

    RESHUFFLE KABINET: Pram Masuk, Tapi Mega Gagal Gusur Rini?
    Resuffle Kabinet: Begini Hasil Pergulatan Jokowi, Mega, JK

    Ridwan Kamil menambahkan, sulitnya pengentasan masalah banjir di daerah selatan dikarenakan perlu koordinasi dengan pemangku kuasa di Kabupaten Bandung agar bisa meningkatkan kesadaran warganya dalam menjaga lingkungan. Menurut dia, Kota Bandung sering terkena imbas ketika masyarakat Kabupaten Bandung membuang sampah sembarangan.

    "Masalahnya itu kompleks dan beda-beda tiap titik banjir itu. Misalnya di Cibaduyut banjir karena airnya balik arah, ternyata di sana (Kabupaten Bandung) ada bendungan. Kita akan pasang rumah pompa agar airnya mengalir ke wilayah perbatasan," ujarnya.

    Selain itu, dia juga telah memerintahkan para camat yang berada di perbatasan agar lebih intensif berkoodinasi dengan camat-camat di Kabupaten Bandung yang dekat dengan wilayah mereka.

    "Saya sudah perintahkan agar berkoordinasi dengan camat di wilayah Kabupaten Bandung karena ada juga kadang warga Kabupaten Bandung yang buang sampah ke sini sambil dia lewat," akunya.

    Agar percepatan pengentasan banjir di wilayah selatan bisa lebih cepat, Ridwan Kamil akan mengerahkan kekuatan lebih pasukan Dinas Bina Marga dan Pengairan.

    "Sesuai komitmen di RPJMD di mana penanggulangan banjir secara signifikan akan banyak dilakukan tahun depan. DBMP akan ada pergeseran prioritas lebih banyak penanggulangan banjir di kecamatan-kecamatan perbatasan. Ada di daerah Cibaduyut, Buah Batu, dan lainnya," tandasnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA

    Baca juga:
    Sindir Ahok 'Kepala Preman', Ketua FBR: Preman Itu Tak Bawel

    Razia di Kos, 7 Wanita Cantik Ini Ternyata Doyan Narkoba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.