Reshuffle Kabinet Jokowi, Kalla: Tunggu Nanti Siang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan kata sambutan dalam acara Ideafest 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, 8 Agustus 2015. Ideafest tahun ini mengangkat tema Creativity with Purpose. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan kata sambutan dalam acara Ideafest 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, 8 Agustus 2015. Ideafest tahun ini mengangkat tema Creativity with Purpose. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla tak membantah bahwa rombak kabinet akan segera dilakukan. Namun dia tak menjelaskan dengan rinci siapa saja nama menteri yang akan diganti. Masyarakat diminta menunggu hingga pemerintah mengumumkannya siang nanti. 

    "Kok kalian tahu, tunggu nanti siang sajalah," kata Kalla usai menghadiri kongres diaspora di hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2015. Dia juga tak membantah bahwa semalam memanggil beberapa menteri ke Istana. "Semalam memang bertemu, cuma makan sama minum."

    Presiden Joko Widodo Selasa malam, 11 Agustus ‎2015 memanggil empat menteri ke Istana Merdeka Jakarta. Pertemuan yang bersifat internal tersebut tak terjadwal, apalagi Jokowi baru saja memimpin beberapa rapat di Istana Bogor. 

    Tak biasanya Jokowi melakukan rapat mendadak dan harus berpindah tempat. Biasanya, jika memilih menggelar rapat di Bogor sejak pagi, beberapa agenda lanjutan juga akan berlangsung di sana.

    Empat menteri yang dipanggil Jokowi adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjiatno‎, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, serta Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. 

    Bahkan Rachmat dan Tedjo dikabarkan sudah berpamitan dengan bawahannya. Menanggapi adanya kabar itu, Kalla hanya berkomentar singkat. "Ah iya, tunggu saja nanti. Sabar, dua jam lagi."

    FAIZ NASHRILLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.