OC Kaligis Merasa Diculik, Buwas: Belum Tentu Direspons  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Pengacara OC Kaligis berfoto usai sidang perdana praperadilan OC Kaligis atas penetapan tersangka yang dilakukan KPK dalam kasus dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 10 Agustus 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Tim Pengacara OC Kaligis berfoto usai sidang perdana praperadilan OC Kaligis atas penetapan tersangka yang dilakukan KPK dalam kasus dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 10 Agustus 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso--di media kerap disebut sebagai "Buwas"--mengatakan laporan Otto Cornelis Kaligis belum tentu ditindaklanjuti. Hal ini bergantung dari hasil penilaian penyidik beserta barang buktinya. "Bukan serta-merta disebut cukup bukti lalu ditindaklanjuti," kata dia di Mabes Polri, Selasa, 11 Agustus 2015.

    Baca: Ahok: Pendapatan DKI Raib Rp 1 Triliun, Siapa Untung?

    Bila tidak kuat untuk ditindaklanjuti, maka penyidik Bareskrim akan memanggil pelapor kembali. "Kami akan katakan bahwa ini tidak cukup ditindaklanjuti," ujarnya.

    Sebelumnya, anak OC Kaligis melaporkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke Bareskrim pada Rabu, 5 Agustus 2015. Dalam laporan itu, penyidik KPK dituduh melakukan penculikan dan penyalahgunaan wewenang saat menangkap paksa Kaligis pada 14 Juli 2015.

    Simak: Ahok Curhat: Di Balik Ketenaran Ada Kepedihan

    Bukti laporan yang dibawa oleh anak OC Kaligis adalah hasil rekaman dan para saksi. Bila terpenuhi laporan itu, Buwas pun mengatakan akan berkirim surat kepada KPK untuk memeriksa OC Kaligis yang saat ini berada di tahanan.

    Baca Juga: Evan Dimas ke Spanyol, Begini Perjuangan yang Harus Ditembus

    KPK menetapkan OC Kaligis ditetapkan sebagai tersangka penyuapan hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan. Dua anak buahnya tertangkap saat operasi tangkap tangan saat akan menyuap hakim. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho juga ikut terseret dalam kasus ini.

    DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.