Ketua DPR: Lobi Partai Soal Calon Pilkada Tunggal, Oke!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Pimpinan DPR, Setya Novanto saat berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, 2 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Pimpinan DPR, Setya Novanto saat berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, 2 Februari 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COBogor - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto mengatakan lobi antar partai politik terkait pengajuan calon kepala daerah dalam masa perpanjangan pendaftaran pemilihan kepala daerah berjalan baik. “Di beberapa daerah sudah lebih positif. Kita lihat nanti hasilnya,” kata Setya seusai menghadiri perayaan Hari Anak di Istana Bogor, Selasa, 11 Agustus 2015. 

    Setya enggan berspekulasi mengenai langkah yang sebaiknya diambil pemerintah seandainya hingga batas terakhir pendaftaran masih ada daerah yang bercalon tunggal. Menurut dia, seharusnya semua pihak tetap menghormati apa yang sudah diputuskan saat rapat terbatas antara presiden, menteri-menteri terkait, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu pekan lalu.

    “Nanti setelah perpanjangan baru kita pikirkan kembali apa yang akan menjadi putusan bersama,” katanya.

    Ia mengimbau pemerintah untuk mendengarkan masukan semua pihak saat mengambil keputusan mengenai solusi jika masih ada sejumlah daerah yang bercalon tunggal. “Alangkah baiknya kalau kita dengarkan dari yang lain-lain juga,” katanya. 

    Saat ini KPU memperpanjang pendaftaran pilkada pada tujuh daerah hingga 11 Agustus 2015. Tujuh daerah tersebut adalah daerah yang tadinya memiliki calon tunggal, yakni Kabupaten Blitar, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Mataram, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kota Surabaya, Kabupaten Pacitan, dan Kota Samarinda.

    Keputusan ini diambil setelah Badan Pengawas Pemilu memberi rekomendasi sebagai solusi daerah bercalon tunggal. Hingga siang ini Kota Surabaya dan Kabupaten Pacitan sudah memiliki calon baru.

    ANANDA TERESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.