Imam Masjid New York Nilai AS Lebih Dewasa Sikapi Jilbab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syamsi Ali, Imam besar Masjid Al Hikmah New York - Amerika Serikat. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    Syamsi Ali, Imam besar Masjid Al Hikmah New York - Amerika Serikat. TEMPO/JACKY RACHMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Imam masjid Kota New York Shamsi Ali mengatakan Amerika Serikat lebih dewasa dalam memberikan kebebasan beragama warganya dibanding Indonesia. Buktinya, para polisi wanita di sana bisa menggunakan jilbab dalam bertugas.

    "Di sana (AS), para wanita muslim yang ingin berjilbab dalam bertugas diperbolehkan," ujar Shamsi di kantor Tempo, Senin, 10 Agustus 2015. Bahkan kebebasan tersebut sudah dituliskan dalam undang-undang negara.

    Selain itu, Shamsi mengapresiasi kebebasan yang ada di Amerika Serikat dalam segala hal tanpa tekanan. Debat sehat antar-umat beragama, termasuk antara Islam dan Yahudi sekali pun, sudah menjadi aktivitas rutin yang menyenangkan tanpa permusuhan.

    Meski begitu, Shamsi menegaskan, dia tak bermaksud mendiskreditkan kebebasan beragama di Indonesia. Shamsi mengatakan, Indonesia juga sudah berjalan ke arah kedewasaan seperti di Amerika Serikat.

    "Indonesia ini baru menemukan kemerdekaannya, berbeda dengan Amerika yang sudah jauh lebih dulu merdeka," katanya. Menurut dia, Indonesia dan Amerika Serikat memiliki kesamaan pandangan dalam menyikapi kebebasan beragama. "Indonesia membutuhkan waktu berproses sedikit lagi," katanya. 

    ANDI RUSLI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?