Peringatan Kemerdekaan, TNI AL Akan Ledakkan 70 Kapal Asing

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejabat baru Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Ade Supandi (kiri) membalas hormat dari Menteri kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan) seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu 31 Desember 2014. Presiden Joko Widodo melantik Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Ade Supandi menggantikan Laksamana Marsetio. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo.

    Pejabat baru Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Ade Supandi (kiri) membalas hormat dari Menteri kelautan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan) seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu 31 Desember 2014. Presiden Joko Widodo melantik Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya Ade Supandi menggantikan Laksamana Marsetio. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo.

    TEMPO.CO, Pontianak - TNI Angkatan Laut menyatakan akan meledakkan 70 kapal asing pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus nanti. Kapal asing yang akan dimusnahkan itu adalah kapal-kapal yang dipakai mencuri ikan di perairan Indonesia. 

    "Kapal-kapal itu merupakan hasil tangkapan dari Polisi Perairan, TNI AL, dan kapal pengawas perikanan," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi seusai peresmian Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Jumat, 7 Agustus 2015.

    Puluhan kapal yang dimusnahkan itu, ucap Ade, adalah yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. "Kita siap, tinggal nunggu kapalnya saja (yang akan dimusnahkan)," tuturnya.

    Secara terpisah, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Alam Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Asep Burhanudin mengatakan, hingga awal Agustus 2015, setidaknya ada 92 kasus tindak pidana kelautan dan perikanan yang ditangani. 

    "Tak hanya kapal asing yang melakukan pelanggaran pidana. Empat puluh satu di antaranya kapal berbendera Indonesia. Sisanya 33 kapal berbendera Vietnam, 8 kapal Filipina, 5 kapal Thailand, dan 5 kapal Malaysia," ucapnya.

    Asep berujar, penenggelaman kapal pelaku illegal fishing adalah shock therapy dan penegakan kedaulatan Indonesia. Sebelumnya, sejumlah kapal yang dipakai mencuri ikan telah ditenggelamkan. Terakhir, penenggelaman kapal pelaku illegal fishing dilakukan pada 20 Mei 2015.

    ASEANTY PAHLEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.