Jusuf Kalla Tutup Muktamar Muhammadiyah Siang Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jusuf Kalla. ANTARA/Ismar Patrizki

    Jusuf Kalla. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan menutup Muktamar Muhammadiyah ke-47 di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh), Makassar, Jumat siang ini, 7 Agustus 2015. Penutupan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian muktamar, yang berhasil memilih ketua umum baru, Kamis malam lalu.

    Humas Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mahruf mengatakan, panitia muktamar menerima konfirmasi kehadiran JK sejak Kamis siang. Sebelum muktamar, JK juga telah menyatakan kesiapannya menghadiri hajatan lima tahun Muhammadiyah itu. “Kalau tidak ada halangan, dia datang sekitar pukul dua siang ini,” kata Mahruf di Makassar, Jumat pagi.

    Jusuf Kalla, kata Mahruf, telah tiba di Makassar sejak Jumat pagi. Adapun Pasukan Pengamanan Presiden telah lebih dulu tiba di lokasi di Unismuh Makassar pada Kamis malam untuk mempersiapkan prosedur pengamanan. Acara penutupan akan digelar di Balai Sidang Muktamar, yang selama ini menjadi arena utama sidang-sidang muktamar.

    Sebelum ke Unismuh, Jusuf Kalla diagendakan melaksanakan salat Jumat lebih dulu di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar. Di sana, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat MUhammadiyah Din Syamsuddin menjadi imam salat. Selain Din, Ketua Umum PP Haedar Nashir serta 13 formatur baru juga berencana salat di tempat yang sama. “Dari sana, langsung ke kampus untuk penutupan,” kata Mahruf.

    Sejauh ini Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar berjalan tertib dan lancar. Pemilihan ketua umum juga berlangsung tanpa hambatan. Diketahui, Haedar Nashir terpilih menjadi ketua umum setelah melewati sejumlah tahapan. Di antaranya pemilihan di sidang tanwir, pemilihan di hadapan dua ribu lebih peserta muktamar, serta musyawarah tertutup di kalangan para formatur terpilih.

    Muktamar Muhammadiyah dibuka Senin lalu di lapangan Karebosi Makassar. Saat itu pembukaan dihadiri Presiden Joko Widodo yang sekaligus memberi amanat di hadapan warga Muhammadiyah.

    AAN PRANATA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.