Jokowi Hobi Blusukan, Roda Pemerintahan Jadi Lambat?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno saat blusukan ke persawahan di Banyumas, 21 April 2015. TEMPO/Aris Andrianto

    Menteri BUMN Rini Soemarno saat blusukan ke persawahan di Banyumas, 21 April 2015. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Makassar - Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI asal Sulawesi Selatan Ajiep Padindang mengkritik hobi Presiden Joko Widodo yang kerap blusukan ke daerah-daerah. Menurut Ajiep, hal inilah yang menjadi salah satu faktor roda pemerintahan saat ini terasa berjalan lambat.

    "Presiden jangan banyak berkunjung ke daerah. Serahkan saja ke gubernur dan menterinya," kata Ajiep dalam diskusi anggota DPD RI yang mengangkat tema fungsi dan peran anggota DPD dalam pembangunan daerah di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 6 Agustus 2015.

    Ajiep mengatakan karena presiden selalu turun ke daerah, banyak masalah dan pekerjaan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang terbengkalai. Ajiep mencontohkan dalam mengeluarkan peraturan pemerintah, Jokowi, menurut dia, kerap terlambat sehingga eksekusi kebijakan lambat. "Contoh konkretnya PP yang mengatur soal penanganan penyaluran Alokasi Dana Desa," ujarnya.

    Selain itu, menurut dia, hobi blusukan Jokowi juga membuat para pejabat dan anak buahnya menjadi gelisah. Mereka gelisah karena laporannya terkesan tidak dipercaya oleh presiden.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.