Berikut Nama 9 Kiai Anggota Ahwa di Muktamar NU  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Pembukaan Muktamar NU ini dihadiri pula oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU), di Jombang, Jawa Timur, 1 Agustus 2015. Pembukaan Muktamar NU ini dihadiri pula oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jombang - Muktamirin menyepakati pemberlakuan mekanisme pemilihan Rais Aam PBNU melalui ahlul halli wal aqdi atau Ahwa (musyawarah mufakat) oleh sembilan ulama sepuh/senior pada Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur. Kesepakatan itu diputuskan dalam sidang pleno Komisi Organisasi yang dipimpin anggota Syuriah PBNU, Kiai Ishomuddin, di Alun-alun Jombang, Rabu siang.

    Setidaknya sembilan kiai juga terpilih menjadi tim Ahwa. Mereka akan ditugasi memilih Rais Aam PBNU untuk periode 2015-2020 dengan cara musyawarah. Nama-nama mereka diumumkan pemimpin sidang Ahmad Muzakki setelah sebelumnya dilakukan pengumuman demisionernya kepengurusan PBNU periode 2010-2015 oleh Said Aqil Siradj.

    Sembilan nama tersebut adalah Maruf Amin (Jakarta) dengan 333 suara, Nawawi Abdul Jalil (Pasuruan) yang meraih 302 suara, dan Tuanku Guru Tirmudzi (NTB) yang mendapat 298 suara.

    Lalu Kholilu Rahman (Kalimantan Selatan) yang mendapat 273 suara, Dimyati Rois (Jawa Tengah) meraih 236 suara, dan Ali Akbar Marboen (Medan, Sumatera Utara) dengan 186 suara.

    Lebih lanjut ada nama Maktum Hanan (Cirebon, Jawa Barat) yang meraih 162 suara, Maemun Zubair (Sarang, Jawa Tengah) dengan 156 suara dan  Mas Subadar (Pasuruan) yang mendapatkan 135 suara. "Nanti sembilan nama itu akan melakukan musyawarah untuk menentukan Rais Aam PBNU," kata Ahmad.

    Ahmad Muzakkir juga mengatakan penentuan sembilan nama tersebut diambil dari 115 nama yang dijadikan calon tim Ahwa. "115 itu ditentukan oleh muktamirin sehingga menjadi sembilan nama," ujar Ahmad.

    Para kiai yang tergabung dalam tim Ahwa akan memilih Rais Aam di antara mereka sendiri lalu jika tidak ada kata sepakat akan dipilih dari luar tim Ahwa.

    Sementara itu sidang pleno pemilihan Rais Aam oleh tim Ahwa akan dilakukan pada jam 20.00 WIB di Alun-alun Jombang, Jawa Timur.

    HARI TRI | ISHOMUDDIN | ANT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.