Sutradara Hollywood Asal Indonesia Hadiri Kongres Diaspora  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Livi Zheng (kiri), Sutradara asal Indonesia yang membuat film Hollywood, Brush with Danger. (musicshow.info)

    Livi Zheng (kiri), Sutradara asal Indonesia yang membuat film Hollywood, Brush with Danger. (musicshow.info)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesian Diaspora Network kembali menggelar Kongres Diaspora Indonesia. Ini adalah kali ketiga kongres global ini digelar.

    Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kementerian Luar Negeri M. Wahid Supriyadi mengatakan sederet tokoh terkenal Indonesia yang berkiprah di luar negeri akan hadir dalam kongres yang berlangsung pada 12-14 Agustus 2015 di Jakarta itu. Salah satunya adalah sutradara Livi Zheng.

    "Livi Zheng adalah sutradara Indonesia yang film karyanya berhasil menembus Hollywood," kata Wahid di Kementerian Luar Negeri, Rabu, 5 Agustus 2015. (Lihat Video Film Animasi Indonesia Dilirik Walt Disney)

    Zheng, ujar Wahid, adalah sutradara pertama Tanah Air yang karyanya berhasil dinominasikan dalam penghargaan Oscar. Zheng membuat film Brush with Danger yang populer hingga ke Meksiko.

    Selain tokoh seni, tokoh perdamaian global juga turut hadir dalam Kongres Diaspora nanti. Ketua Indonesian Diaspora Mohamad Al Arief menyebut pemimpin masjid New York, Imam Shamsi Ali, turut menghadiri sesi dalam kongres.

    "Peran beliau dalam komunikasi lintas agama di New York sangat luar biasa," kata Al Arief yang berbicara dari Washington DC.

    Imam Shamsi Ali merupakan pria asal Sulawesi Selatan yang dikenal sebagai pemimpin agama yang mengupayakan hubungan baik antara Islam dan agama-agama lain di Amerika Serikat. "Upayanya telah mendapat penghargaan dari berbagai otoritas di New York termasuk dari Wali Kota Michael Bloomberg," kata Arief.

    Sejumlah pengusaha asal Indonesia yang sukses di luar negeri juga tercatat dalam daftar peserta kongres. Hingga hari ini, sudah ada 800 orang yang mendaftar secara online.

    Panitia menargetkan peserta yang lebih banyak karena sebagian besar akan mendaftar on site. Pada kongres sebelumnya, sebanyak 3 ribu diaspora mengikuti kongres. Selain itu, 6 ribu peserta dalam negeri juga turut berpartisipasi.

    Kongres Diaspora bertujuan mensinergikan orang Indonesia yang ada di luar negeri dengan segenap komponen bangsa di Tanah Air baik dari kalangan pemerintah, legislatif, sektor swasta, akademikus, dan masyarakat sipil.

    Beberapa isu yang menjadi tema dalam kongres kali ini adalah perihal kota layak huni, kesehatan, pendidikan tinggi, ekonomi, kuliner, ekonomi kreatif, dwi-kewarganegaraan, kemaritiman, kepemudaan, dan masih banyak lagi.

    MOYANG KASIH DEWIMERDEKA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.