Diguyur Hujan, Kualitas Udara di Riau Membaik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter MI 17 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjatuhkan bom air di atas lahan yang terbakar di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, 24 Juli 2015. ANTARA/FB Anggoro

    Helikopter MI 17 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjatuhkan bom air di atas lahan yang terbakar di Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, 24 Juli 2015. ANTARA/FB Anggoro

    TEMPO.COPekanbaru - Hujan berintensitas ringan-sedang yang mengguyur hampir seluruh wilayah Riau membuat kualitas udara membaik. Titik api berangsur padam. Satelit Terra dan Aqua tidak memantau adanya titik api di Riau.

    "Titik panas di wilayah Riau hari ini nihil," kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pekanbaru Sugarin, Selasa, 4 Agustus 2015.

    Meski demikian, titik panas masih terpantau di Sumatera sebanyak 17 titik. Titik panas tersebar di Lampung dengan 3 titik, Bangka Belitung 9 titik, Sumatera Selatan 5 titik.

    Menurut Sugarin, secara umum, kondisi cuaca di Riau masih cerah berawan. Namun peluang turun hujan dengan intensitas ringan-sedang yang terjadi pada pagi, sore, dan malam hari ada di sebagian besar wilayah Riau. "Temperatur maksimal 31-34 derajat Celcius," ucapnya.

    Sugarin berujar, kualitas udara di Riau cukup baik. Jarak pandangnya pun meningkat dari sebelumnya, seperti di Pekanbaru 6 kilometer, Dumai 5 km, Pelalawan 3 km, dan Rengat 4 km. "Indeks standar pencemaran udara Stasiun Meteorologi Pekanbaru dalam kategori baik," tuturnya.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.