Polda NTT Tangkap 3 Warga Pendukung ISIS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita Sunni dan anak-anaknya menangis saat tiba di Baghdad setelah melarikan diri dari kampung halamannya Ramadi akibat tindak kekerasan di Irak, 19 Mei 2015. Tentara Irak mengerahkan tanks dan senjata artilleri di Ramadi bersiap-siap mengadapi Negara Islam (ISIS). REUTERS/Stringer

    Seorang wanita Sunni dan anak-anaknya menangis saat tiba di Baghdad setelah melarikan diri dari kampung halamannya Ramadi akibat tindak kekerasan di Irak, 19 Mei 2015. Tentara Irak mengerahkan tanks dan senjata artilleri di Ramadi bersiap-siap mengadapi Negara Islam (ISIS). REUTERS/Stringer

    TEMPO.COJakarta - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 3 Agustus 2015, mengamankan tiga warga di Kabupaten Alor karena diduga terlibat organisasi bersenjata Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ketiganya kini mendekam di sel Polda NTT.

    Tiga warga ini ditangkap aparat Kepolisian Resor Kabupaten Alor pada 31 Juli 2015. Ketiganya menyamar sebagai tabib obat herbal sambil berdakwa tentang ajaran ISIS kepada masyarakat setempat.

    Tiga warga terduga anggota ISIS ini adalah ZK (Zakarias Kiri) dan HI asal Kabupaten Alor serta SU (Syamsudin Uba) asal Bekasi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti atribut ISIS yang tersimpan dalam laptop serta bendera dan lukisan ISIS yang tersimpan di rumah Zakarias Kiri.

    Menurut dia, ketiganya kedapatan membawa bendera dan lukisan permanen ISIS yang terpampang di dinding rumah. Modusnya berpura-pura menjadi tabib sambil menyebarkan paham ISIS di daerah itu. "Ketiganya diamankan demi keselamatan," ucap Direktur Kriminal Umum Polda NTT Sam Kawengian.

    Zakarias Kiri mengaku bergabung dengan ISIS baru pertama kali dan menghimpun data-data ISIS. "Sejujurnya, ini baru pertama kali bergabung," ujarnya. Ketiganya kini menjalani pemeriksaan secara intensif tentang penyebaran anggota ISIS di daerah itu.

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.