Ridwan Kamil: PKL dari Luar Kota Sulit Ditertibkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil meninjau lokasi yang akan digunakan untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cicadas, Bandung, Jawa Barat. 25 Agustus 2014. Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan lokasi baru untuk memindahkan para PKL yang tersebar di Kota Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Ridwan Kamil meninjau lokasi yang akan digunakan untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cicadas, Bandung, Jawa Barat. 25 Agustus 2014. Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan lokasi baru untuk memindahkan para PKL yang tersebar di Kota Bandung. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COBandung - Dengan menggunakan sepeda, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan inspeksi mendadak ke Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Ahad, 2 Agustus 2015. Pria yang akrab disapa Emil ini ingin melihat sejauh mana kesuksesan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang sudah dilakukan di jalan tersebut. Setelah penertiban, Jalan Otista memang terbilang relatif bersih dan tertib.

    Tapi ternyata masih banyak PKL yang membandel. Mereka berjualan di pinggir jalan dan tidak mengindahkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja. "Masih banyak (yang tidak tertib) tapi tidak signifikan," kata Emil di Pendapa Kota Bandung, Jalan Dalemkaum.

    Menurut Emil, ada beberapa PKL yang tidak mengikuti aturan pemerintah untuk minggir ke dalam (lapangan parkir Tegalega). Mereka yang sulit ditertibkan adalah pedagang baru yang datang dari luar kota memanfaatkan situasi lengangnya Jalan Otista. "Dari semua yang sampling, 100 persen para PKL yang tidak tertib bukan KTP Bandung. Ada dari Ciamis, Garut, Tasikmalaya, dan dari mana-mana. Jadi saya punya keyakinan, sepertinya orang Bandung sudah paham dan sudah tertib," ucapnya.

    Emil menuturkan penertiban PKL menjadi salah satu permasalahan di kota besar yang terbilang rumit. Pasalnya, bukan hanya menggusur. Pemkot Bandung perlu memberikan solusi ekonomi berupa tempat baru yang lebih layak untuk berdagang.

    "Contohnya, di alun-alun sudah ada solusi, tapi masih saja ada yang bandel," katanya. Untuk penertiban pusat pertumbuhan PKL, menurut Emil, tahun ini Pemkot Bandung menargetkan tiga dari delapan titik bisa diselesaikan. Penertiban PKL paling besar akan dilakukan di Pasar Baru. "Kita akan relokasi ke pasar lama dan yang baru. Di Cicadas juga. Tapi tempat relokasinya belum clear," ucapnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.