Muktamar NU, Hotel sampai Penginapan di Jombang Penuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berfoto di Alun-Alun Jombang yang akan digunakan untuk pembukaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, 31 Juli 2015. Muktamar NU ke-33 dilaksanakan 1-5 Agustus 2015 di alun-alun dan empat pondok pesantren di Jombang. Tempo/ISHOMUDDIN

    Warga berfoto di Alun-Alun Jombang yang akan digunakan untuk pembukaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, 31 Juli 2015. Muktamar NU ke-33 dilaksanakan 1-5 Agustus 2015 di alun-alun dan empat pondok pesantren di Jombang. Tempo/ISHOMUDDIN

    TEMPO.COJombang - Semua kamar hotel dan penginapan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, penuh disewa peserta dan panitia Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33, 1-5 Agustus 2015. Selain peserta dan panitia, pejabat negara yang menghadiri ajang lima tahunan itu juga ikut menyewa hotel di Kota Santri tersebut. 

    Semua kamar hotel berbintang tiga di Jombang, Hotel Yusro, yang ada di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 25, telah tersewa. “Ada 110 kamar dan semua sudah dipesan mulai tanggal 1 sampai 5 Agustus 2015,” kata resepsionis, Satriyo Dayu, Sabtu, 1 Agustus 2015.

    Menurut dia, tarif kamar di hotel tersebut bervariasi, dari Rp 534 ribu sampai Rp 3,1 juta semalam. “Rata-rata peserta dan panitia Muktamar NU yang menyewa,” ujarnya.

    Begitu juga kamar-kamar di hotel lain, seperti Hotel Fatma di Jalan Urip Sumoharjo 22-24. “Semua sudah dipesan panitia Muktamar NU untuk peserta sejak 31 Juli sampai 6 Agustus,” tutur pengelola Hotel Fatma, Aji.

    Hotel Hidayah di dekat Pondok Pesantren Tebuireng juga kebagian berkah Muktamar NU. “Ada 31 kamar dan semuanya sudah penuh untuk tanggal 31 Juli sampai 6 Agustus,” ucap pengelola hotel itu, Yeni.

    Tak hanya hotel, penginapan di Jombang rata-rata juga sudah disewa panitia dan peserta Muktamar NU. Seperti penginapan Wisma Mutia di dekat Pondok Tebuireng. “Kami punya sembilan kamar dan sudah dipesan semua sejak 31 Juli sampai 6 Agustus,” kata resepsionis wisma itu, Budi Utomo.

    Begitu juga penginapan Kirana. “Kebanyakan yang pesan kamar di sini alumni Tebuireng yang ingin menghadiri Muktamar NU,” ujar pemilik penginapan, Muzakkir.

    Hingga Jumat, 31 Juli 2015, para peserta memang sudah menyesaki Jombang. Mereka terutama terdata di Tebuireng berjumlah 1.400 orang. Di tempat ini disediakan puluhan kamar di lima gedung pondok pusat, tiga gedung di pondok putri, dan gedung Madrasatul Qur’an. 

    Di Pondok Pesantren Mambaul Maarif, dari 798 peserta dari 133 PCNU yang akan ditempatkan di sana, baru 18 orang yang tiba sepanjang hari itu. Adapun peserta Muktamar NU yang diinapkan di dua pondok lainnya juga sudah mulai berdatangan, tapi belum ada data pasti berapa jumlahnya. 

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.