Jelang Muktamar NU, Said Aqil: Persiapan Sudah 99 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj (ketiga kiri) bersama Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla menjawab pertanyaan awak media usai meggelar rapat tertutup di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu 1(6/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj (ketiga kiri) bersama Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla menjawab pertanyaan awak media usai meggelar rapat tertutup di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu 1(6/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJombang - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengecek kesiapan terakhir pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, Jumat, 31 Juli 2015. Said mengklaim persiapan sudah 99 persen.

    “Sembilan puluh sembilan persen sudah siap, baik tata ruang, panitia, keamanan, logistik, maupun penginapan,” katanya saat melihat tenda besar di Alun-alun Jombang yang akan digunakan untuk lokasi pembukaan muktamar.

    Said didampingi Ketua Panitia Daerah Muktamar NU yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Setelah melihat kesiapan fasilitas muktamar, Said menuju Masjid Agung, Jombang, yang berada di sebelah barat alun-alun. Said didaulat menjadi khatib salat Jumat. 

    Adapun Gus Ipul—sapaan akrab Saifullah Yusuf—mengatakan mulai besok akan dilakukan sterilisasi di lokasi utama Alun-alun Jombang. “Mulai besok harus steril, yang boleh masuk hanya yang menggunakan kartu peserta yang sudah diberikan panitia,” ujarnya.

    Gus Ipul menyebutkan ada seribu personel Barisan Serbaguna (Banser) Ansor dibantu aparat gabungan TNI dan Polri. “Banser sekitar seribu dibantu aparat TNI dan Polri, pokoknya banyak,” tuturnya. 

    Muktamar rencananya dibuka Presiden Joko Widodo pada Sabtu malam, 1 Agustus 2015. Komandan Operasional Wilayah (Danopswil) Pengamanan RI-1, yang juga Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto, Kolonel Infantri Irham Waroihan mengatakan sebanyak 3.345 aparat gabungan TNI dan Polri bakal disiagakan. 

    “Ada 3.345 personel gabungan TNI dan Polri yang disiapkan dan ditempatkan di tiga titik yang akan didatangi RI-1,” ucapnya setelah apel pengamanan di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Jombang, Jumat pagi. Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto bersama aparat dari Kodam V/Brawijaya akan membantu Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang berada di ring 1. 

    Tiga lokasi yang akan didatangi Presiden adalah lokasi utama pembukaan Muktamar NU di Alun-alun Jombang; tempat transit Presiden; dan lokasi Presiden membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera (KSKP). 

    Muktamar NU ke-33 dilaksanakan 1-5 Agustus 2015. Pembukaan, pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, sampai penutupan dilakukan di Alun-alun Jombang. Sedangkan sidang komisi-komisi dilaksanakan di empat pondok pesantren. Antara lain Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang; Tebuireng di Desa Cukir, Kecamatan Diwek; Bahrul Ulum di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang; dan Darul Ulum di Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan. 

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.