Pilkada Serentak, Parpol di NTT Enggan Ajukan Calon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pilkada Sumatera Utara. TEMPO/Sahat Simatupan

    Pilkada Sumatera Utara. TEMPO/Sahat Simatupan

    TEMPO.CO, Kupang - Komisi Pemilihan Umum Daerah Timor Tengah Utara memperpanjang masa pendaftaran kandidat kepala daerah setempat, Kamis, 30 Juli 2015, setelah hanya menerima sepasang kandidat. Pasangan kandidat ini yakni Raymundus Fernandez- Aloysius Kobes. Padahal ada dua pasangan lain yang sudah mendeklarasikan keputusan mereka maju dalam pemilihan kepada daerah pada Desember 2015.

    Keputusan memperpanjang masa pendaftaran ini diumumkan KPUD kepada pengurus partai politik setempat. "Kami sudah kumpulkan seluruh perwakilan parpol untuk melakukan sosialisasi perpanjangan waktu pendaftaran calon kepala daerah," kata juru bicara KPUD Timor Tengah Utara, Fidel Olin, kepada wartawan, Kamis, 30 Juli 2015. (Lihat Video Pilkada Serentak 2015 Sepi Peminat)

    Pendaftaran calon kepala daerah gelombang kedua ini akan dibuka pada 1-5 2015. Tapi, menurut Fidel, pengumuman perpanjangan masa pendaftaran itu tidak mendapat respons positif dari utusan partai politik yang hadir dalam sosialisasi. "Mereka (parpol) tidak memberitahukan secara pasti, mendaftar atau tidak," katanya.

    Namun Komisi tetap berharap ada pasangan calon kepala daerah yang mendaftar karena masih ada kesempatan selama tiga hari. "Kami optimistis parpol masih akan mendaftarkan kadernya untuk mengikuti pilkada serentak," katanya. Menurut dia, jika tidak ada tambahan calon yang mendaftar ke KPU, pilkada di daerah itu bakal ditunda hingga 2017.

    Sebelumnya, ada dua pasang kandidat kepala daerah yang telah menggelar deklarasi, yakni Eusebio Hornai Rebelo-Raymundus Loin, yang diusung Partai Gerindra, PAN, Demokrat, PKS, dan PKPI; serta Gabriel Manek-Edu Tanur yang diusung Partai Golkar. (Lihat Video Mantan Koruptor Percaya Diri Ikut Pilkada)

    YOHANES SEO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.