Senin, 26 Februari 2018

Dua Petinggi GAM Swedia Pantau Draft RUU Nanggroe Aceh

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 1 November 2005 05:55 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Dua petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang selama ini bermukim di Swedia yakni Bakhtiar Abdullah dan Munawar Lisa Zein Senin (31/10) sore tiba di Banda Aceh. Keduanya akan memberi masukan sekaligus memantau perkembangan draft Rancangan Undang Undang Pemerintahan Aceh.Dua petinggi GAM itu akan membantu memberi masukanterhadap penyusunan rancangan undang-undang tersebut. "Tapi kemungkinan besar kami akan lebih memantau sudah perkembangan tentang draft tersebut. kamiyakin dan percaya teman-teman di Aceh bisa memberi yang terbaik,"kata Bakhtiar kepada wartawan di ruang VIP Bandara Sultan Iskandar Muda. Rancangan Undang-Undang Pemerintahan Aceh saat inisedang dibahas di DPRD. Pemerintah daerah menargetkan,draft tersebut akan dibawa ke Jakarta pertengahanNovember. "Jika RUU tersebut tak mengacu pada MoU,maka itu adalah pelanggaran kesepakatan damai,"kataIrwandi, utusan senior GAM yang mendampingi Bachtiar.Selain itu, kepulangan para petinggi GAM mereka juga atasperintah pimpinan GAM untuk melihat langsung pelaksanaan kesepakatan damai. Bakhtiar mengaku saat terharu bisa kembali ke kampunghalamannya setelah 25 tahun menetap dan menjadi warganegara Swedia. "Saya sangat terharu. Saya kehilangankata-kata untuk mengungkapkannya,"kata Bakhtiar. Bahtiar Abdullah dan Munawar Liza Zain, tiba diBandara Sultan Iskandar Muda sekitar pukul 16.30 wib,terlambat setengah jam dari jadwal. Kedatangan mereka dijemput sejumlah tokoh GAM lokal ; Teuku Kamaruzzaman, Amni bin Ahmad Marzuki, Mukhsalmina, Tengku Ahyar (Gubernur GAM Aceh Rayeuk) dan Muhamamd Nazar (Ketua dewan Presidium SIRA).Dari bandara, rombongan GAM menuju kantor AcehMonitoring Mission untuk bertemu ketua tim pemantauAceh, Piter Feith. Feith pernah mengimbau petinggi GAM Swedia untuk pulang ke Aceh. Selama dua bulan di Aceh, Bakhtiar juga berencana bertemu sejumlah tokoh GAM seperti Muzakkir Manaf dan mengunjungi makam ulama Aceh. Yuswardi Ali Suud

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.