Pemerintah Jawa Timur Kesulitan Bangun Embung di Madura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan (kiri) di dampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan)  memberikan keterangan kepada wartawan usai peresmian gedung terminal keberangkatan Bandar Udara Abdurrahman Saleh Malang, Jawa Timur, 25 Juni 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan (kiri) di dampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai peresmian gedung terminal keberangkatan Bandar Udara Abdurrahman Saleh Malang, Jawa Timur, 25 Juni 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COSurabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan pihaknya kesulitan membangun embung geomembran. Sebab, kondisi tanah di Madura tidak mendukung untuk membangun embung. "Tanahnya di Madura kan konturnya susah untuk tempat membuat itu," ujar Soekarwo setelah menghadiri Silaturahmi Kerukunan Umat Beragama di Balai Prajurit Kodam V Brawijaya. Rabu, 29 Juli 2015.

    Di luar Pulau Madura, ucap gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mulai memperbanyak pembangunan embung geomembran. Embung tersebut diharapkan mengatasi kekeringan tahun ini. 

    Menurut Soekarwo, tahun ini sekitar 80 embung dibangun di Jawa Timur. Embung itu dibangun menggunakan alat pengolahan air (water treatment).

    Selain itu, untuk mengatasi kekurangan air bersih, Pemprov Jawa Timur menyediakan truk tangki untuk mengirim air bersih. Sedangkan pemerintah kota dan kabupaten yang mengalami kekeringan menyediakan air bersihnya.

    Saat ini, menurut Soekarwo, ada 19 titik rawan kekeringan yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Meskipun begitu, Soekarwo mengklaim daerah yang mengalami kekeringan telah berkurang dari tahun lalu. "Ini sudah turun dari kemarin yang mencapai 21 daerah," ujar Soekarwo.

    Soekarwo menjelaskan, 19 daerah tersebut di antaranya Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Magetan, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Tuban. Seluruh Pulau Madura juga mengalami hal sama.

    EDWIN FAJERIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.