Cegah Serangan Demam Berdarah, Lokasi Muktamar NU Di-fogging

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan pengasapan atau fogging di semua lokasi yang akan digunakan kegiatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 1-5 Agutus 2015 nanti. Di antaranya adalah di empat pondok pesantren, yakni Mambaul Ma’arif di Desa Denanyar, Kecamatan Jombang; Tebuireng di Desa Cukir, Kecamatan Diwek; Bahrul Ulum di Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang; dan Darul Ulum di Desa Rejoso, Kecamatan Peterongan.

    “Semua lokasi baik di alun-alun, sejumlah sekolah yang jadi posko transit, dan empat pondok itu yang digunakan muktamar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Heri Wibowo, Rabu 29 Juli 2015.

    Alun-Alun akan digunakan sebagai lokasi utama pembukaan sampai pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Sedangkan empat pondok digunakan untuk pembahasan komisi-komisi.

    Fogging telah dilakukan sejak Selasa 28 Juli 2015 dengan melibatkan petugas puskesmas. Fogging penting dilakukan mengingat Jombang termasuk kabupaten berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD pada Januari 2015 lalu dengan kasus tertinggi di Jawa Timur yakni 120 kasus DBD dengan korban meninggal dunia sebanyak empat balita.

    Selama Januari hingga Juli 2015, menurut Heri, sudah ada lebih dari 300 kasus DBD dengan jumlah korban yang meninggal sepuluh orang. Hingga separo tahun 2015, jumlah korban yang meninggal meningkat dibanding selama 12 bulan di tahun 2014.

    “Hingga pertengahan 2015 sudah ada 300 kasus dan sepuluh yang meninggal. Pada 2014 ada 500 kasus dengan korban meninggal enam orang,” katanya.

    Sementara itu, panitia Muktamar NU bersama pengasuh dan pengurus pondok pesantren telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk peserta Muktamar. “Ada 75 kamar yang akan digunakan di pondok kami. Fasilitas kasur dan bantal dari panitia sudah siap,” kata pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif KH Abdussalam Sokhib.

    ISHOMUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.