Seusai Lebaran, Nasabah Serbu Pegadaian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai pegadaian memperlihatkan perhiasan emas yang digadaikan di Pegadaian Pasar Tanjung Jember, Jatim, Jumat (10/7). Menjelang tahun ajaran baru 2009/2010 kredit yang disalurkan pegadaian naik hingga 11% dari hari biasanya. Foto: ANTARA/Seno S.

    Pegawai pegadaian memperlihatkan perhiasan emas yang digadaikan di Pegadaian Pasar Tanjung Jember, Jatim, Jumat (10/7). Menjelang tahun ajaran baru 2009/2010 kredit yang disalurkan pegadaian naik hingga 11% dari hari biasanya. Foto: ANTARA/Seno S.

    TEMPO.COCirebon - Pegadaian kembali ramai diserbu nasabah. Sejak dibuka kembali pada 22 Juli 2015, transaksi gadai meningkat.

    “Sejak dibuka 22 Juli 2015, setiap hari selalu penuh antrean,” kata kepala Perum Pegadaian Cabang Weru, Cirebon, Paulus, Rabu, 27 Juli 2015.

    Nilai transaksi meningkat sekitar Rp 300 juta per hari. Angka ini naik 20-30 persen dibandingkan usai lebaran tahun lalu.

    Bahkan, kata Paulus, pada Senin 27 Juli 2015 lalu nilai transaksi gadai mencapai Rp 406 jutaan. Ada pun barang yang digadaikan sebanyak 226 buah. “Semuanya menggadaikan emas. Jenisnya cincin dan gelang,” kata Paulus.

    Cincin dan gelang emas tersebut biasanya ditebus sebelum lebaran. Setelah lebaran, emas kembali digadaikan. Terlebih saat ini merupakan tahun ajaran baru, sehingga banyak orang yang membutuhkan uang untuk anak-anak mereka kembali bersekolah.

    Meningkatnya transaksi gadai, kata Paulus, menyebabkan pihaknya menambah pasokan uang kas. Biasanya Pegadaian menyiapkan uang kas minimal Rp 85 juta per hari. Namun saat ini pasokan ditambah untuk memenuhi kebutuhan transaksi gadai setiap hari.

    Sebelum lebaran, di Indramayu, transaksi penebusan emas di Pegadaian justru meningkat. “Transaksi penebusan atau pelunasan gadai emas mulai meningkat sejak akhir Juni lalu,” kata Manajer Pegadaian Cabang Indramayu, Lilies Sulistiyawati, pada Rabu 8 Juli 2015.

    IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.