TKI Hadapi Hukuman Mati di Taiwan, Ini Upaya Penyelamatannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Calon Tenaga Kerja Indonesia ilegal  menutupi wajahnya saat terjaring di bandara di kumpulkan di Mapolda Jawa Timur, 28 Juli 2015. Sebanyak 85 calon TKI dan 56 paspor diamankan saat para calon TKI berada di Bandara Internasional Juanda. FULLY SYAFI

    Sejumlah Calon Tenaga Kerja Indonesia ilegal menutupi wajahnya saat terjaring di bandara di kumpulkan di Mapolda Jawa Timur, 28 Juli 2015. Sebanyak 85 calon TKI dan 56 paspor diamankan saat para calon TKI berada di Bandara Internasional Juanda. FULLY SYAFI

    TEMPO.COMalang – Kementerian Luar Negeri menyediakan pengacara untuk membebaskan tenaga kerja Indonesia di Taiwan bernama Indayani. TKI asal Desa Pongok, Blitar, Jawa Timur, ini terancam hukuman mati atas tuduhan membunuh majikannya pada Mei 2015. "Kami memberikan bantuan dan perlindungan hukum," kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal, Rabu, 29 Juli 2015.

    Bantuan hukum akan diberikan hingga pengadilan tertinggi sampai ada keputusan hukum tetap. Saat ini, kata dia, perkaranya masih di kepolisian setempat. Tim mengumpulkan data dan menggali informasi untuk usaha pembelaan. Indayani, ujar Iqbal, telah melampaui izin tinggal. Tantangan tim pembelaan adalah Indonesia tak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.

    Menurut  Iqbal, setahun terakhir, ada tujuh kasus pelanggaran hukum yang dilakukan warga Indonesia di Taiwan. Jumlah WNI di Taiwan sekitar 230 ribu, lebih banyak dibanding yang bermukim di Hong Kong: sekitar 180 ribu orang.

    Total WNI yang terancam hukuman mati di sejumlah negara sebanyak 210 orang. Sekitar 70 persen di antaranya berada di Malaysia karena terjerat kasus narkoba. Selebihnya di negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Iran. Sedangkan yang di kawasan Asia seperti di Singapura, Vietnam, dan Laos.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.