Polisi: Duit US$ 42 Ribu di Kemendag Milik Dirjen Partogi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan truk peti kemas antre di gerbang Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, 28 Juli 2015. Kegiatan distribusi barang dan peti kemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok lumpuh akibat aksi mogok nasional pekerja JICT. TEMPO/Tony Hartawan

    Puluhan truk peti kemas antre di gerbang Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, 28 Juli 2015. Kegiatan distribusi barang dan peti kemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok lumpuh akibat aksi mogok nasional pekerja JICT. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Krishna Murti mengatakan polisi sudah memeriksa enam orang setelah menggeledah kantor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Selasa, 28 Juli 2015. Pemeriksaan itu terkait dengan kasus dugaan penyuapan dan gratifikasi seputar molornya waktu labuh (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

    Menurut Krishna, salah satu saksi yang diperiksa, Ronal, adalah staf kepala seksi di sana. "Dia kami bawa dan diperiksa karena di tasnya ditemukan duit US$ 42 ribu," kata Krishna di kantornya, Rabu, 29 Juli 2015.

    Setelah diperiksa, kata Krishna, Ronal mengatakan duit itu bukan miliknya. "Uang itu milik Dirjen Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan," ujarnya.

    Karena duit milik Partogi, ucap Krishna, polisi mengeluarkan surat panggilan pemeriksaan. Rencananya, kata dia, Partogi akan diperiksa pada Kamis, 30 Juli 2015.

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.