Kemarau Panjang, 23 Waduk di Lamongan Kering  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Lamongan - Musim kemarau saat ini telah menguras hingga kering 23 waduk di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Secara keseluruhan, dari 44 waduk dan rawa yang ada di sana kini hanya menyisakan 35.814.998 meter kubik atau 32,38 persen dari kapasitas maksimalnya.

    “Jadi, kondisinya sebagian sudah mengering,” ujar Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Lamongan Handoyono, dalam keterangan tertulis yang disebarnya, Rabu, 29 Juli 2015.

    Kekeringan sejauh ini telah mencengkeram sebanyak 38 desa di sepuluh kecamatan di Kabupaten Lamongan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan mengkhawatirkan kekeringan akan meluas di 27 kecamatan di kabupaten itu.

    BPBD Lamongan telah menyiapkan empat unit truk tanki untuk menyalurkan air bersih secara gratis ke daerah terdampak kekeringan. Setiap truk berkapasitas rata-rata 6.000 liter. 

    Menurut juru bicara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Sugeng Widodo, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, lebih dahulu mengirimkan surat lewat kepala desa dan camat setempat. Selanjutnya, surat ditujukan ke bupati dan ditembuskan ke kantor BPBD Lamongan. “Ini prosedurnya,” ujarnya, Rabu, 29 Juli 2015.

    Meski demikian, lanjutnya, tim dari BPBD juga aktif berkeliling ke lokasi yang rawan bencana kekeringan. Sehingga, pada prakteknya di lapangan, tim dari dari kabupaten juga bisa langsung membantu air bersih.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga