42 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Sumatera Barat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Padang Fauzi Bahar memasukan surat suara yang  ke dalam kotak suara pada Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang di  TPS 08, Kelurahan Kampung Padang, Sumbar (30/10).   ANTARA/Maril Gafur

    Walikota Padang Fauzi Bahar memasukan surat suara yang ke dalam kotak suara pada Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang di TPS 08, Kelurahan Kampung Padang, Sumbar (30/10). ANTARA/Maril Gafur

    TEMPO.CO, Padang - Ajang pemilihan kepala daerah di Sumatera Barat diadakan di 13 kabupaten/kota dan provinsi. Sebanyak 30 pasangan calon yang mendaftar sebagai calon bupati dan wali kota serta dua pasangan calon gubernur. (Lihat video Pilkada Serentak 2015 Sepi Peminat)

    Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat Amnasmen mengatakan, pendaftaran calon kepala daerah di 13 kabupaten/kota dan provinsi sudah ditutup sejak Selasa, 28 Juli 2015, pukul 16.00 WIB. Ada sekitar 41 calon pasangan kandidat.

    Menurutnya, tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran pencalonan. Sebab, tak ada calon tunggal. "Minimal dua calon. Tidak ada yang satu calon," ujarnya, Rabu, 29 Juli 2015.

    Setelah ini, KPU akan menindaklanjuti dengan pemeriksaan dan verifikasi seluruh berkas pencalonan hingga 3 Agustus 2015. Jika masih adanya kekurangan tentang keabsahan dan kelengkapan, akan diperbaiki pasangan calon hingga 7 Agustus 2015.

    Kata Amnasmen, pasangan calon ini akan ditetapkan pada 24 Agustus 2015. "Lalu dilanjutkan dengan pengundian nomor urut dan kampanye," ujarnya.

    Berikut pasangan calon yang mendaftar:

    Provinsi Sumatera Barat
    1. Irwan Prayitno-Nasrul Abit. Pengusungnya koalisi PKS dan Gerindra.
    2. Muslim Kasim-Fauzi Bahar, diusung koalisi Partai NasDem, PDI Perjuangan, PAN, dan Partai Hanura

    Kota Bukittinggi
    1. Ramlan-Irmandi (calon perseorangan)
    2. Taslim Chaniago-Marfendi (PAN, PKS)
    3. Ismet Amziz-Zulbahri Majid (Demokrat, PDIP, Gerindra)
    4. Harma Zaldi-Rahmi Brisma (NasDem, Golkar)
    5. Febby-Zul Ifkar Rahim (PKB, PPP)

    Kabupaten Agam
    1. Indra Catri-Trinda Farhan (Gerindra, PKS)
    2. Irwan Fikri-Chairunnas (PAN, Demokrat, Hanura)

    Kabupaten Pasaman Barat
    1. Syahiran-Yulianto (Gerindra, Demokrat)
    2. Hamsuardi-Kartuni (Hanura, PAN, PKS)
    3. Zulkenedi Said-Risnawanti (Golkar, PDIP, NasDem)

    Kabupaten Pasaman
    1. Beny Utama-Daniel Lubis (Golkar, PKS, Gerindra, PDIP, PAN, PKB, Hanura)
    2. Yusuf Lubis-Atos Pratama (NasDem, Demokrat)

    Kabupaten Tanah Datar
    1. Syaherdam-Sultani (PKS, Hanura)
    2. Irdinansyah Tarimiz-Zulfadri Darma (Golkar, NasDem)
    3. Neslon Darwis-Muzwar (Demokrat, PPP, PDIP)
    4. Edi Arman-Taufik Idris (Gerindra, PAN)

    Kabupaten Limapuluh Kota
    1. Rifa Yendi-Zulhikmi (calon perseorangan)
    2. Asyirwan Yunus-Ilson Cong (Gerindra, PAN, NasDem)
    3. Azwar Chesputra-Yunirwan (Golkar, Hanura, Demokrat, PKS, PBB)
    4. Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan (PDI P, PPP, PKB)

    Kabupaten Padang Pariaman
    1. Ali Mukhni-Suhatri Bur (Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, PKB, PPP, PAN)
    2. Alfikri Mukhlis-Yulius Danil (NasDem, Hanura)

    Kota Solok
    1. Zul Elfian-Reinir (NasDem, PBB, PKPI)
    2. Irzal Ilyas-Alfauzi Bote (Demokrat, PKS, Hanura)
    3. Ismael Koto-Jon Hendra (PAN, Gerindra)

    Kabupaten Solok
    1. Desra-Bachtul (NasDem, PAN, Hanura)
    2. Gusmal-Yulfadri Nurdin (Gerindra, PKS)
    3. Agus Syahdeman-Wahidup (Demokrat, PDIP)

    Kabupaten Solok Selatan
    1. Boy Iswarmen-Fachril Murad (calon perseorangan)
    2. Muzni Zakaria-Abdul Rahman (Gerindra, PAN, PKS, NasDem)
    3. Khairunas-Edi Susanto (Golkar, PKPI, PKB, Hanura)

    Kabupaten Sijunjung
    1. Mukhlis Anwar-Mayetrinaldi (Demokrat, PAN)
    2. Yuswir Arifin-Arival Boy (PDIP, NasDem, Golkar, PBB)
    3. Ashelfin-Alfian Kasir (PPP, PKS, Hanura)

    Kabupaten Dharmasraya
    1. Sutan Riska-Amrizal (PDIP, Hanura, PAN)
    2. Adi Gunawan-Jhonson Putra (Demokrat, NasDem. Golkar)

    Kabupaten Pesisir Selatan
    1. Hendrajoni-Rusma Yul Anwar (NasDem, Gerindra, PAN)
    2. Editiawarman-Bakri Bakar (Hanura, PDIP, PBB, PKB)
    3. Burhanuddin0Novil Anas (PPP, Demorkat)
    4. Alirman Sori-Raswin (PKS, Golkar)

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.