Gubernur Gatot: Saya Kenal OC Kaligis Setelah Menikahi Evi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho bersama Istri mudanya Evy Susanti saat jumpa pers terkait keterlibatan dirinya pada kasus suap majelis hakim PTUN Medan di Jakarta, 28 Juli 2015. Gatot memerintahkan anak buahnya, Ahmad Fuad Lubis agar mendampingi OC Kaligis selama menjalani penyidikan kasus Bansos di Kejati Sumut. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho bersama Istri mudanya Evy Susanti saat jumpa pers terkait keterlibatan dirinya pada kasus suap majelis hakim PTUN Medan di Jakarta, 28 Juli 2015. Gatot memerintahkan anak buahnya, Ahmad Fuad Lubis agar mendampingi OC Kaligis selama menjalani penyidikan kasus Bansos di Kejati Sumut. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.COJakarta - Gatot Pujo Nugroho, Gubernur Sumatera Utara, yang kini terseret kasus penyuapan hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan, menjelaskan hubungannya dengan pengacara OC Kaligis, juga Evi Susanti. Dalam jumpa pers yang digelar di Hotel JS Luwansa setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Gatot menjelaskan hubungan mereka bertiga. (Baca: Usai Diperiksa, Gubernur Gatot dan Istri Mudanya Sewa Hotel)

    Keluar dari gedung KPK pukul 00.05, Gatot terlihat letih setelah diperiksa bareng Evi Susanti. Mereka lalu duduk berdua menghadapi wartawan dalam jumpa pers dinihari itu. " Ini Evi, ada di belakang saya," kata Gatot, Selasa, 28 Juli 2015.

    Suara Gatot  terdengar serak. Wartawan sempat bertanya banyak hal, tapi ia memilih bungkam. Ketika bicara menyangkut soal perkara, Gatot menyerahkan kepada Razman Nasution, pengacaranya, untuk menjawab substansi perkara yang membuatnya menjadi saksi. (Baca: Gubernur Gatot dan Istri Mudanya Penuhi Panggilan KPK)

    Menurut Gatot, penyidik KPK menanyakan apakah dirinya mengenal Gerry, OC Kaligis dan tiga hakim PTUN, juga paniteranya. Gatot menjawab, "Saya mengenal OC Kaligis setelah saya menikahi Evi Susanti." (Baca: EKSKLUSIF: Pengakuan Anak Buah OC Kaligis Soal Gatot dan Evi)

    Gatot menyangkal terlibat kasus penyuapan hakim dan panitera PTUN. Ia juga membantah ingin kasus korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yang sedang diusut Kejaksaan Agung, dinyatakan melanggar prosedur oleh PTUN Medan. Ini karena Kejaksaan salah mengirim surat panggilan untuk bawahannya, Ahmad Fuad Lubis, yang menjabat Kepala Biro Keuangan. "Saya dan Evi justru tak setuju dengan langkah menggugat ke PTUN," ujar Gatot. (Baca: EKSKLUSIF: BPK Temukan Penyimpangan Bansos Gubernur Gatot)

    Menurut Gatot, setelah Fuad Lubis dipanggil Kejaksaan, ia menyarankan agar anak buahnya itu menggunakan jasa OC Kaligis untuk menjadi pengacara pribadi. "Sejak itu didampingi OC Kaligis, tapi setelah itu saya tidak tahu lagi," tutur Gatot. (Baca: Gubernur Gatot Bisa Seperti OC Kaligis, Lalu Siapa Evy?)

    Hingga sidang PTUN memenangkan pihak Fuad Lubis, Gatot mengaku tak tahu adanya penyuapan. "Saya juga tak pernah memerintahkan suap. Istri saya sering mengingatkan OC Kaligis agar tak usah melanjutkan upaya ke PTUN," ucap Gatot. Wartawan sempat bertanya soal seseorang bernama Zulkarnain atau Zulkifli, tapi ia mengaku tak mengenalnya.

    MUHAMAD RIZKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.