Korban Kedelapan Kecelakaan Cipali Dimakamkan di Ponorogo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.youtube.com

    Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.youtube.com

    TEMPO.COPonorogo - Korban tewas akibat kecelakaan di Tol Cipali KM 166 Jumat pekan lalu bertambah menjadi delapan orang. Mira Ayu Prisilia, 23 tahun, salah satu penumpang Toyota Innova bernomor polisi B 1805 EKX meninggal pada Senin sore, 27 Juli 2015 setelah dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras, Cirebon, akibat cedera berat di kepala dan gangguan pernafasan.

    Jenazah korban terakhir tabrakan maut ini dimakamkan di tanah milik keluarganya di Dusun Niten, Desa/Kecamatan Sumoroto, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa pagi, 28 Juli 2015. Liang lahat mahasiswi jurusan Sastra Jepang Universitas Indonesia ini berdampingan dengan keempat anggota keluarganya yang juga menjadi korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Tol Cipali.

    Empat anggota keluarga Mira yang terlebih dulu dimakamkan adalah Suhud Supriyanto, 53 tahun, ayah; Suprihatin, 50 tahun, ibu; serta kedua adik Mira, yaitu Paramita Fajar Pratiwi, 18 tahun; dan Muhammad Irsyad Pambudi, 13 tahun. "Satu keluarga Suhud sudah meninggal semua," kata Sutini, 68 tahun, kakak kandung Suhud, kala ditemui di rumah duka.

    Selain keluarga Suhud, kecelakaan maut di jalan Tol Cipali juga menewaskan tiga korban lain yang masih memiliki hubungan kerabat. Mereka adalah Tri Wahyono, adik ipar Suhud; Ipat Patmawati, istri Tri Wahyono; dan Sasyana, anak Tri Wahyono dan telah dimakamkan di Solo.

    Menurut Sutini, dua keluarga itu datang ke Ponorogo untuk ziarah ke makam orang tua Suhud pada Kamis pekan lalu. Di hari yang sama mereka kembali ke Solo dan meneruskan perjalanan pulang ke Cimanggis, Depok, melalui jalan Tol Cipali, Jawa Barat.

    Saat berada di kilometer 166, mobil yang dikemudikan Tri Wahyono berjalan oleng ke kanan dari Cirebon menuju Jakarta yang diduga karena sopir mengantuk. Bus Setianegara bernomor polisi E 7607 YC yang melaju dari arah berlawanan menyambarnya.

    M. Yusuf Supriyadi, kakak kandung Suhud, meyakini dua keluarga yang menjadi korban kecelakaan itu mati syahid lantaran sedang menempuh perjajalanan untuk kembali menuju tempat tinggal guna memulai pekerjaan dan masuk maupun kuliah. "Mereka musafir semoga matinya syahid," ucap Yusuf sebelum pemakaman Mira.

    NOFIKA DIAN NUGROHO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.