Besan Syahrul Yasin Limpo Terancam Gagal Maju di Pilkada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bakal calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak, mengisi formulir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Gedung KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. LHKPN menjadi salah satu syarat pendaftaran yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum berdasarkan UU Nomor 1 tahun 2015 yang mengatur pilkada serentak. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah bakal calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak, mengisi formulir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Gedung KPK, Jakarta, 24 Juli 2015. LHKPN menjadi salah satu syarat pendaftaran yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum berdasarkan UU Nomor 1 tahun 2015 yang mengatur pilkada serentak. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Makassar - Besan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Lutfi Halide, terancam gagal maju di pemilihan kepala daerah (pilkada), setelah Partai Gerindra merekomendasikan pasangan Andi Kaswadi Razak-Supriansa (AKAR Super) untuk maju di Kabupaten Soppeng.

    Di pilkada Soppeng syarat dukungan calon bupati dan wakil bupati yang mengendarai partai politik minimal 6 kursi dari 30 kursi yang tersedia. Dukungan untuk pasangan Lutfi Halide-Andi Zulkarnaen Soetomo belum mencukupi, yakni dari Demokrat 2 kursi, NasDem 1 kursi, dan PBB 1 kursi.

    Sebelumnya, pasangan ini digadang-gadang mendapatkan dukungan Partai Gerindra yang memperoleh 8 kursi di Soppeng. "Di Soppeng, kami tidak merekomendasikan Lutfi-Bogel (Andi Zulkarnaen Soetomo)," kata Wakil Sekretaris Gerindra Syawaluddin di Makassar, Senin, 27 Juli 2015.

    Menurut Syawaluddin, Gerindra mengusung AKAR Super berdasarkan hasil survei dan fit and proper test. "Pasangan ini memang layak untuk kami usung di pilkada Soppeng," ujarnya.

    Menanggapi hal ini, Lutfi Halide emoh berkomentar. "Maaf saya lagi sibuk," katanya di ujung telepon.

    Sementara Supriansa yang ditemui mengaku bersyukur bisa mendapatkan rekomendasi Gerindra di pilkada Soppeng. "Saya berterima kasih dengan Gerindra yang mengusung kami. Semoga perjuangan ini tidak kita sia-siakan," ujarnya.

    Dengan bergabungnya Gerindra, melengkapi koalisi partai politik yang telah mendukung AKAR Super, yakni PKB, PKS, PAN, PPP Kubu Romahurmuziy, PDIP, dan akan menyusul Golkar kubu Aburizal Bakrie.

    Setelah memastikan mendapatkan rekomendasi Partai Gerindra, pasangan Andi Kaswadi Razak-Supriansa menjadi satu-satunya pasangan kandidat yang telah memenuhi syarat 20 persen koalisi partai pengusung.

    Rival AKAR Super, Lutfi Halide-Andi Zulkarnain Soetomo, masih kesulitan untuk menggenapkan koalisi partai politik pengusung di pilkada Soppeng.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?